Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue merupakan pintu gerbang yang menghubungkan Kota Banda Aceh dengan Kota Sabang. Untuk mendukung pariwisata Kota Sabang dan mobilitas warga local, pelayanan penumpang di pelabuhan diharapkan dapat memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas dan pelayanan di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue berdasarkan penilaian dari penumpang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrument kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan kepada 400 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kriteria responden adalah mereka yang pernah menggunakan fasilitas dan pelayanan pelabuhan di tahun 2023, sudah berumur > 22 tahun, memiliki pekerjaan, dan sudah berpenghasilan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Importance performance Analysis (IPA). Ada 46 indikator yang digunakan untuk mengukur Tingkat kinerja dan Tingkat kepentingan dengan mengacu pada aspek service quality (servqual). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dan pelayanan yang masuk dalam prioritas utama (kuadran A) ada 9 indikator yang kinerjanya kurang tapi merupakan hal yang penting. Kesembilan indicator tersebut adalah fasilitas kesehatan, fasilitas keamanan, kondisi toilet, informasi pelayanan, kepedulian petugas, respon petugas, reaksi petugas atas masalah yang dialami penumpang, keramahan petugas, dan petugas tidak pilih kasih. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan pihak pengelola Pelabuhan dan pemerintah terkait dapat memperbaikinya sehingga standar pelayanan penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue menjadi lebih baik lagiĀ