Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Sub DAS Rawan Banjir dengan Metode Cendana (Studi Kasus: DAS Aesesa pada Wilayah Sungai Flores) Krisnayanti, Denik Sri; Ananda, Yokti; Bunganaen, Wilhelmus; Klau, Ralno Robson
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2 (2023)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.57375

Abstract

DAS Aesesa merupakan Derah Aliran Sungai (DAS) terbesar yang berada di Wilayah Sungai (WS) Flores yang terletak di daerah Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo, dengan luas sebesar 1.169,24 km2 dan panjang sungai utama 66,92 km. DAS Aesesa terdiri dari 13 sub DAS dengan bentuk yang bervariasi, sehingga DAS Aesesa memiliki karakteristik yang kompleks. Hal ini membuat DAS Aesesa berpotensi rawan banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi rawan banjir dari sub DAS yang ada pada DAS Aesesa dengan menggunakan Metode Cendana. Data yang digunakan meliputi data morfometri DAS, dan peta. Dalam penggunaan Metode Cendana input parameter yang diperhitungkan yaitu : luas DAS (A), panjang sungai utama (L), HHMT, bentuk DAS, kerapatan sungai (D), kemiringan sungai (s), nilai α Nakayasu, kekasaran saluran (n), nilai curve number (CN), dan tutupan lahan. Kemudian dari perhitungan data tersebut dilakukan pembobotan nilai untuk mengidentifikasi kerawanan banjir. Hasil penelitian ini menunjukkan dari pembobotan untuk 13 sub DAS yang ada pada DAS Aesesa rata – rata berada dikategori tinggi dengan nilai range berada di 2,30 – 2,70. Dari hasil ini diharapkan upaya – upaya mitigasi dan penyesuaian bisa dilakukan terutama pada sub DAS yang terkategori tinggi dengan nilai bobot 2,70 untuk mengurangi besarnya kerugian akibat banjir.
Hydraulic Analysis of the Morning Glory Spillway at the Manikin Dam Banamtuan, William Fr.; Krisnayanti, Denik Sri; Hangge, Elsy E.; Klau, Ralno Robson
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 11, No 1 (2026): EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v11i1.7579

Abstract

In this research, the Manikin Dam will use a Morning Glory-type spillway structure. The dam, which draws its water from the Manikin River and has a watershed area of 49.31 km², is designed as a Random Rubble Limestone Fill Type with a Vertical Core. It has a storage capacity of 28.20 million m³ and a normal inundation area of 148.7 hectares. The Manikin Dam is planned to meet the irrigation needs of 310 hectares of agricultural land in Kupang Regency and serve as a raw water source of 700 liters/second for both Kupang City and Kupang Regency. It will also function as a Micro-Hydro Power Plant (PLTMH) with a capacity of 0.125 MW and provide flood control with a capacity of 531.70 m³/second. Based on technical data, the dam has an inlet diameter of 11.78 m, a throat section length of 20 m, and a tunnel length of 610.74 m. This study uses quantitative data, including both primary and secondary sources. The objective of this research is to determine the flow characteristics within the Morning Glory spillway structure when subjected to a 1000-year design flood discharge (Q1000). The hydraulic analysis of the spillway uses the continuity equation and Bernoulli's equation, with the discharge coefficient (Cd) calculated using the Iwasaki method approach. Based on the research results, the flow within the tunnel and downstream of the stilling basin is supercritical.