Literasi budaya adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam memahami dan mengimplementasikan nilai tradisi yang ada didaerahnya dengan baik. Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini membawa arus budaya luar masuk kedalam Indonesia tanpa adanya penyaringan yang baik. Pengenalan literasi budaya dapat ditanamkan sejak sedini mungkin pada siswa sekolah dasar utamanya pada saat kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi rendahnya Kemampuan literasi budaya disebabkan pemilihan media pembelajaran yang kurang tepat karena keterbatasan dana dalam pembuatan media pembelajaran. Dari permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk memanfaatkan dampak positif dari perkembangan teknologi dengan mengembangkan media web berbasis google site materi kearifan lokal untuk meningkatkan literasi budaya siswa kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan yaitu RnD dengan model penelitian ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, tes dan angket (ahli media, ahli bahasa, ahli materi, ahli praktisi, respon siswa dan respon guru). Hasil penelitian menunjukkan rata rata nilai angket ahli validasi media, materi dan bahasa sebesar 88,28% “Sangat Valid”, nilai angket praktisi sebesar 93,75% “Sangat Valid”, nilai angket respon siswa sebesar 86,5% “Sangat Menarik”, nilai angket respon guru sebesar 91,34% “Sangat Menarik”, dan nilai N-Gainz sebesar 68,12 “Efektif”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan web berbasis google site materi kearifan lokal mampu meningkatkan kemampuan literasi budaya budaya siswa kelas IV.