Putri Rahayu, Alfina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketangguhan Lembaga dalam Membangun Human Capital Halal di Madura Menggunakan Metode Institusional Development Framework (IDF) Putri Rahayu, Alfina; Dzikrulloh
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.v9i1.3746

Abstract

Salah satu permasalahan utama pengembangan halal adalah kualitas sumber daya manusia. Beberapa pendekatan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada organisasi adalah human capital. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengukur ketangguhan lembaga pada program peningkatan sumber daya manusia. Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Institutional Development Framework. Objek penelitian ini adalah lembaga yang fokus pada pengembangan halal di Indonesia. Objek penelitian ini dibatasi pada Kementerian Agama. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dengan mengisi matriks IDF, Indeks IDF, grafik sasaran prioritas dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan nilai indeks ketahanan lembaga pada sumber daya kelembagaan dan manajemen, sumber daya manusia, sumber daya eksternal kelembagaan, sumber daya keuangan dan indikator program pengembangan human capital. Hasil tersebut menggambarkan perangkat organisasi yang komprehensif dari sisi manajemen, sumber daya manusia, kepemimpinan, keuangan dan program pengembangan human capital. Implikasi penelitian ini bermanfaat bagi lembaga terkait dalam menyusun program dan kebijakan dalam pengembangan sumber daya manusia halal pada masa yang akan datang, karena output penelitian ini adalah indeks ketahanan lembaga yang dapat dijadikan dasar evaluasi program pengembangan human capital. Kata Kunci : Ketangguhan Lembaga, Human Capital, Institutional Development Framework, IDF
Analisis Praktik Shopee Paylater dalam Perspektif Pemikiran Zaid bin Ali Putri Rahayu, Alfina; Mugiyati
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.v10i1.4242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Shopee Paylater melalui perspektif pemikiran ekonomi Islam yang digagas oleh Zaid bin Ali. Shopee Paylater merupakan layanan pembayaran digital yang memungkinkan konsumen untuk melakukan pembelian secara kredit tanpa kartu fisik, dengan pembayaran yang dapat ditunda atau dicicil. Namun, layanan ini menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti larangan riba dan keadilan dalam transaksi. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana praktik Shopee Paylater memenuhi syarat dan rukun akad yang sah dalam Islam, serta menganalisisnya dari sudut pandang akad Ba'i Bitsaman Ajil yang diperkenalkan oleh Zaid bin Ali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Shopee Paylater mengandung elemen kemudahan bagi pengguna, terdapat beberapa aspek yang dapat dipertimbangkan sebagai bentuk transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, terutama terkait dengan penetapan bunga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori ekonomi Islam kontemporer serta menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam menyusun regulasi layanan keuangan digital yang sesuai dengan prinsip syariah. Kata kunci: Shopee Paylater, Zaid bin Ali, Ba'i Bitsaman Ajil