Lusiana, Elnoyani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelestarian budaya Ghatib Beghanyut sebagai kearifan lokal masyarakat Melayu Siak Ningsih, A.S. Retno; Winoto, Yunus; Lusiana, Elnoyani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i3.725

Abstract

Pelestarian budaya merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga eksistensi dari budaya tersebut. Masyarakat Melayu Siak setiap tahunnya melaksanakan sebuah kegiatan adat yang biasa dikenal dengan ghatib beghanyut. Kegiatan tersebut berupa dzikir, dan doa yang dihaturkan kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan dan kemasyhuran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui proses pelestarian budaya yang dilakukan pihak masyarakat maupun pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan juga literatur pendukung penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal merupakan sebuah pengetahuan yang dimiliki suatu masyarakat dan menjadi ciri khas dari masyarakat tersebut, pelestarian kearifan lokal perlu dilakukan untuk menjaga eksistensi budaya tersebut, generasi muda diharapkan dapat meneruskan budaya yang ada dengan terus melaksanakan dan menjaga kemurniannya. Simpulan dari penelitian ini ialah bahwa kearifan lokal sebagai bentuk pengentahuan masyarakat lokal patut dijaga dan dilestarikan. Peran masyarakat maupun pemerintah diperlukan agar rencana pelestarian tersebut dapat terealisasikan dengan baik.
Kualitas layanan dengan kepuasan pengunjung pada Galeri Nasional Indonesia di masa Pandemi Covid-19 Khalida, Dinda Izzah; Silvana, Tine; Lusiana, Elnoyani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v1i9.385

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kualitas layanan ditinjau dari lima dimensi kualitas jasa tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy pada pameran tetap koleksi Galeri Nasional Indonesia dengan kepuasan pengunjung di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum kualitas layanan ditinjau dari dimensi bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan (empathy) dengan kepuasan penggunjung di Galeri Nasional Indonesia. Responden dalam penelitian ini berjumlah 98 orang dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik random sampling yang dilakukan di Galeri Nasional Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas layanan ditinjau dari dimensi bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), maupun empati (emphaty) dengan kepuasan pengunjung pada Galeri Nasional Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas layanan ditinjau dari dimensi tangible. Reliability, responsivness dan empathy dengan kepuasan pengunjung di masa pandemi covid-19
Pelestarian budaya Ghatib Beghanyut sebagai kearifan lokal masyarakat Melayu Siak Ningsih, A.S. Retno; Winoto, Yunus; Lusiana, Elnoyani
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i3.725

Abstract

Pelestarian budaya merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga eksistensi dari budaya tersebut. Masyarakat Melayu Siak setiap tahunnya melaksanakan sebuah kegiatan adat yang biasa dikenal dengan ghatib beghanyut. Kegiatan tersebut berupa dzikir, dan doa yang dihaturkan kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan dan kemasyhuran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui proses pelestarian budaya yang dilakukan pihak masyarakat maupun pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan juga literatur pendukung penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal merupakan sebuah pengetahuan yang dimiliki suatu masyarakat dan menjadi ciri khas dari masyarakat tersebut, pelestarian kearifan lokal perlu dilakukan untuk menjaga eksistensi budaya tersebut, generasi muda diharapkan dapat meneruskan budaya yang ada dengan terus melaksanakan dan menjaga kemurniannya. Simpulan dari penelitian ini ialah bahwa kearifan lokal sebagai bentuk pengentahuan masyarakat lokal patut dijaga dan dilestarikan. Peran masyarakat maupun pemerintah diperlukan agar rencana pelestarian tersebut dapat terealisasikan dengan baik.