Sihombing, Harminto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KRITIS TERHADAP PENGGUNAAN NYANYIAN ROHANI KONTEMPORER DI IBADAH MINGGU SORE GEREJA HKBP PARDAMEAN PEMATANG SIANTAR Sihombing, Harminto
Manna Rafflesia Vol. 9 No. 2 (2023): April
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38091/man_raf.v9i2.270

Abstract

Generally, the songs for worship at the HKBP church come from the Buku Ende HKBP and Kidung Jemaat. However, a new phenomenon has emerged recently, especially in HKBP churches in urban areas, such as HKBP Pardamean Pematang Siantar, implementing Sunday services with a contemporary spiritual song. The signing has been made as long as possible among Pastors, assemblies, and congregations. Some parties agreed, and others disagreed. On the one hand, HKBP appreciates its repertoire of singing traditions, namely the Ende Book. But on the other hand, the HKBP church cannot avoid listening to contemporary churches in worship. Research on Sunday Evening Worship at HKBP Pardamean in this paper aims to produce constructive recommendations to answer all of that. This research will be conducted using a descriptive qualitative approach allowing the author to provide a broad explanation of using a contemporary spiritual course at HKBP Pardamean Pematang Siantar.
Gondang Sebagai Pengiring Nyanyian dan Pengaruhnya Terhadap Peragaan Jemaat dalam Ibadah Minggu di HKBP Parsaoran Nauli Pematang Siantar Sihombing, Harminto
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v12i1.40405

Abstract

Beberapa gereja HKBP saat ini menggunakan gondang sebagai musik pengiring nyanyian Buku Ende yang dikombinasikan dengan beberapa instrumen musik modern seperti piano, drum, gitar dan saksofon. Idealnya musik gondang dalam tradisi adat Batak Toba, akan selalu dikombinasikan dengan peragaan tarian yang disebut dengan tortor. Akan tetapi, ketika gondang digunakan dalam ibadah Minggu, bagaimanakah jemaat meragakannya? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penggunaan gondang dan pengaruhnya terhadap peragaan (gerak) umat pada saat bernyanyi dalam ibadah di HKBP Parsaoran Nauli Pematang Siantar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Data akan dikumpulkan dengan observasi langsung pada saat penyelenggaraan ibadah minggu, dan juga melalui wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa jemaat merasakan hal yang baru dalam bernyanyi apabila diiringi dengan musik gondang, mereka akan lebih mudah untuk menghayati makna nyanyian yang digunakan dalam ibadah. Rekomendasi dalam penelitian ini diharapkan dapat menstimulus setiap umat gereja HKBP untuk memahami makna peragaan (gerak), ketika gondang digunakan sebagai musik pengiring nyanyian ibadah Minggu.