Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Promosi Media Sosial Instagram Terhadap Minat Pembelian Masker Wajah Untuk Kuliit Berminyak Tasyavani Rizqya Salsabilla; Elvyra Yulia; Neneng Siti Silfi A
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 06 (2024): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus utama banyak individu, terutama mahasiswi, adalah perawatan kulit demi penampilan dan kesehatan. Tantangan bagi yang berkulit berminyak, adalah mencari produk sesuai kebutuhan perawatan kulit. Masker wajah khusus untuk kulit berminyak memberikan solusi menarik bagi mereka yang menghadapi masalah kelebihan minyak pada kulit. Di era digital saat ini, Instagram telah menjadi platform pemasaran yang sangat berpengaruh, terutama untuk produk kecantikan, termasuk masker wajah. Mahasiswi sebagai konsumen aktif di dunia digital sering terpapar oleh promosi produk kecantikan, termasuk masker wajah di Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh promosi media sosial Instagram terhadap minat pembelian masker wajah kulit berminyak pada mahasiswa Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta tahun angkatan 2020 – 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan perhitungan uji-t diperoleh nilai signifikansi variabel X dan variabel Y adalah 0,000 < 0,05. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh positif antara promosi media sosial Instagram dengan minat pembelian masker wajah kulit berminyak. Pada uji koefisien determinasi didapatkan hasil sebesar 0,935 yang berarti promosi media sosial Instagram berperan sebesar 93,5% pada minat pembelian masker wajah kulit berminyak. Sisanya sebesar 6,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil dari penelitian ini menyimpukan indikator yang mendapatkan nilai tertinggi dari variabel x yaitu indikator “connection” sebesar 25,17%. Selain itu dari variabel y, indikator yang mendapatkan nilai tertinggi adalah indikator “adoption” sebesar 20,29%.