Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA KRITERIA DAN PENERBITAN DAFTAR EFEK SYARIAH DALAM PERSPEKTIF MUAMALAH TERHADAP PASAL 2 POJK NO.35/POJK.04/2017 Fayiz Afif; Suci Saulia Afifah ZA
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Volume 5 Nomor 3 April 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.46166

Abstract

Abstrak Pengaturan dalam Pasal 2 POJK.No.35/POJK.04/2017 mengenai saham syariah tidak terlepas dari peran Majelis Ulama Indonesia yang memiliki kewenangan sebagai landasan dalam membuat peraturan mengenai keuangan syariah yang dituangkan dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pengaturan Pasal 2 POJK.No.35/POJK.04/2017 tentang kriteria saham syariah dalam daftar efek syariah yang ditinjau melalui hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Hasil dari penelitian ini adalah kriteria saham syariah dalam Pasal 2 POJK.No.35/POJK.04/2017 dalam isi peraturan tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah dan memperbolehkan penggunaan dana non halal dalam rasio keuangan dengan persentase perbandingan total utang bunga terhadap total aset tidak lebih dari 45%, dan total pendapatan bunga terhadap total pendapatan usaha tidak lebih dari 10% serta tidak mengandung unsur haram lidzatihi dan sesuatu yang membahayakan (mudarat). Dalam kriteria rasio keuangan, jika bercampur antara dana halal dan dana non halal, hukumnya diperbolehkan dengan syarat dana halal lebih dominan dibandingkan dengan dana non halal. Penelitian ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya peraturan POJK dan fatwa DSN-MUI dalam mendorong perkembangan pasar modal syariah di Indonesia dan membantu para investor muslim untuk lebih yakin dan terbantu dalam berinvestasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Kata Kunci: Regulasi, OJK, Saham Syariah, Daftar Efek Syariah. Abstract The regulation in Article 2 POJK.No.35/POJK.04/2017 regarding sharia stocks is inseparable from the role of the Indonesian Ulema Council which has the authority as a foundation in making regulations regarding Islamic finance as outlined in the Fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council. This research focuses on the regulation of Article 2 POJK.No.35/POJK.04/2017 concerning the criteria for sharia stocks in the list of sharia securities reviewed through Islamic law. The research method used is descriptive qualitative with an inductive approach. The results of this study are the criteria for sharia stocks in Article 2 POJK.No.35 / POJK.04 / 2017 in the contents of the regulation do not conflict with sharia principles and allow the use of non-halal funds in financial ratios with a percentage comparison of total interest debt to total assets of no more than 45%, and total interest income to total business income of no more than 10% and does not contain elements of haram lidzatihi and something that harms (mudarat). In the financial ratio criteria, if it is mixed between halal funds and non-halal funds, the law is allowed provided that halal funds are more dominant than non-halal funds. This research provides an understanding of the importance of POJK regulations and DSN-MUI fatwas in encouraging the development of Islamic capital markets in Indonesia and helping Muslim investors to be more confident and assisted in investing in accordance with sharia principles. Keywords: Regulation, OJK, Sharia Shares, Sharia Securities List.
DINAMIKA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN PRODUK HALAL (BPJPH) DI INDONESIA Dzakiyatun Nisa Nurun Nabilah; Ria Marzuqotur Rohmah; Fayiz Afif
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Volume 5 Nomor 3 April 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.46811

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran BPJPH dalam memandu program sertifikasi halal khususnya self declare dan melihat perkembangan sertifikasi halal berkaitan dengan kerjasama dengan lembaga halal luar negeri dari perspektif mashlahah mursalah untuk memastikan keselamatan dan kepastian halal bagi msyarakat dan produsen UMKM yg terlibat dalam program sertifikasi halal gratis (SEHATI). Penelitian ini menerapkan metode Library Research atau Kajian Pustaka, di mana pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan berita. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi dokumen-dokumen yang secara langsung berkaitan dengan subjek yang diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai fenomena yang sedang diteliti. Pendekatan deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis peristiwa atau kejadian yang menjadi fokus dalam penelitian, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai subjek atau fenomena yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sertifikasi halal luar negeri, dipandang dari sudut pandang Maslahah Mursalah Al-Ghazali, menyoroti pentingnya menjaga tujuan syariah guna mencapai kebaikan (Mashlahah) dan menghindari kerugian (Mudharat). BPJPH tidak hanya berfokus pada penjaminan produk halal dalam negeri tetapi juga memperluas jangkauannya melalui kerja sama dengan berbagai Lembaga Halal Luar Negeri. Membuktikan komitmen Indonesia dalam memastikan standar halal produknya diakui secara global dan upaya yang lebih luas dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang berlandaskan prinsip-prinsip halal, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang tersedia di pasaran Indonesia. Kata Kunci: Dinamika, Halal, Produk. ABSTRACT This research aims to explore the role of BPJPH in guiding the halal certification program, especially self-declaration and look at the development of halal certification in relation to collaboration with foreign halal institutions from a mashlahah murlah perspective to ensure safety and halal certainty for the community and MSME producers involved in the free halal certification program ( HEALTHY). This research applies the Library Research or Literature Review method, where data and information collection is carried out through various literary sources such as books, journals and news. Primary data sources in this research include documents that are directly related to the subject under study. This research uses a descriptive approach to provide a clear picture of the phenomenon being studied. This descriptive approach aims to identify, describe and analyze events or events that are the focus of the research, so that it can provide a deeper understanding of the subject or phenomenon being studied. The results of this research show that overseas halal certification, viewed from the perspective of Maslahah Murlah Al-Ghazali, highlights the importance of maintaining sharia goals in order to achieve good (Mashlahah) and avoid harm (Mudharat). BPJPH not only focuses on guaranteeing domestic halal products but also expands its reach through collaboration with various foreign halal institutions. Proving Indonesia's commitment to ensuring halal standards for its products are recognized globally and broader efforts to create a trade ecosystem based on halal principles, while increasing consumer confidence in products available on the Indonesian market. Keywords: Dynamics, Halal, Products.