Torhis Purba
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN EXPERIMEN MELALUI WORKSHOP Torhis Purba
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen melalui workshop di SDN 105265 Sukamaju, SDN 101831 Bintang Meriah, SDN 104221 Desa Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di SDN 105265 Sukamaju, SDN 101831 Bintang Meriah, SDN 104221 Desa Hulu dengan jumlah 30 orang guru. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dari 30 orang guru, baru 22 (73,33%) guru menerapkan metode pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90%) guru yang sudah mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen, dari 30 orang guru, sebanyak 8 (26,67%) guru belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan metode pembelajaran Experimen, menjadi 3 (10%) guru yang belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dapat meningkat melalui workshop.