Meilani, Nadhira Nur Kristalitha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kajian Sastra Feminisme dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari Meilani, Nadhira Nur Kristalitha
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2021.1.1.12251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan unsur-unsur feminisme yang terdapat pada novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teori feminisme radikal. Teori feminisme radikal berpusat pada aspek biologis yang dimana para anggota dari feminisme radikal ini berpendapat bahwa ketidakadilan gender disebabkan dari perbuatan biologis antara pria dan wanita. Simpulan yang didapatkan adalah: 1) Tokoh utama dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk yaitu Srintil yang menjadi ronggeng dimana ia harus melayani laki-laki yang ingin “memakainya”. Srintil tidak boleh menolak tawaran tersebut jadi Srintil tidak mempunyai hak untuk menolak dan ia harus mau “melayani” agar mendapatkan uang atau perhiasan. 2) Setelah Srintil sah menjadi seorang ronggeng, ia beberapa kali mendapatkan perlakuan yang kurang baik dan mendapatkan pelecehan seksual. 3) Untuk menjadi ronggeng ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah bukak-klambu dan itu harus Srintil lakukan. Ia harus merelakan bagian terpenting yang ada pada dirinya. 4) Srintil masih sangat kecil, usianya masih belasan tahun yang dimana ia seharusnya menikmati masa kecil dengan bermain bersama teman-temannya. Namun ia tidak bisa menikmati hal tersebut, bisa dibilang Srintil terpaksa menjadi dewasa sebelum waktunya, karena ia harus melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan di umur belasan tahun.