Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN Trichoderma DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PENGENDALIAN PENYAKIT LAYU Fusarium PADA TANAMAN CABAI KERITING (Capsicum annum L.) VARIETAS TM 99 Nina Nurjannah
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v2i2.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis Trichoderma terhadap pengendalian penyakit layu Fusarium di pertanaman cabai keriting (Capsicum annum L. ) dan untuk mengetahui dosis manakah yang paling signifikan dalam mengendalikan penyakit layu Fusarium di pertanaman cabai keriting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan dosis Trichoderma terdiri dari lima perlakuan yaitu A (0 gram/polybag), B (5 gram/polybag), C (10 gram/polybag), D (15 gram/polybag), E (20 gram/polybag). Pengamatan dilakukan pada persentase tingkat serangan layu Fusarium tiap bulan. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perbedaan yang signifikan pada persentase tingkat serangan layu Fusarium pada berbagai dosis Trichoderma (0,05). Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan perlakuan E (20 gram/ polybag) memberikan hasil terbaik dalam pengendalian penyakit layu Fusarium dengan rata-rata persentase serangan 20%, sedangkan perlakuan A(0 gram/ polybag) menunjukkan rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium tertinggi yaitu 77%, sedangkan perlakuan B (5 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 70%, perlakuan C (10 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 45%, perlakuan D (15 gram/ polybag) rata-rata persentase tingkat serangan layu Fusarium sebesar 29%.