Al-Hasani, Maulidi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ﻧﻈﺮﻳﺔ اﻤﻟﺼﻠﺤﺔ و دورﻫﺎ ﻲﻓ ﺑﻨﺎء اﻷﺣﺎﻜم اﻟﺮﺸﻋﻴﺔ اﻋﺪاد: ﻣﻮZي )ﻣﺪرس ﻲﻓ ﻠﻛﻴﺔ اﻟﺮﺸﻳﻌﺔ و اﺤﻟﻘﻮق ﺠﻟﺎﻣﻌﺔ ﺳﻮﻧﺎن ﺎﻛǾﺠﻮSﻮ اﻹﺳﻼﻣﻴﺔ اﺤﻟﻜﻮﻣﻴﺔ ﺟﻮSﺠﺎﻛﺮﺗﺎ( Al-Hasani, Maulidi
Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu KeIslaman Vol 19 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v19i1.664

Abstract

Perbedaan pemikiran dalam satu mazhab terkait dengan dua hal: pertama, berkaitan dengan dalil-dali yang dijadikan dasar dan kedua, berkaitan dengan pendekatan yang digunakan mujtahid untuk memahami teks. Meski dalil-dalil hokum berbeda akan tetapi tujuan syara’ adalah sama yaitu kemaslahatan bagi manusia dan ini harus menjadi perhatian para mujtahid. Oleh karena itu, kajian terhadap konsep maslahah menjadi perhatian serius para ulama mengingat maslahat adalah tujuan utama atau inti dari pensyariatan hukum bagi manusia agar bahagia dunia dan akhirat. Peran maslahat sangat besar dalam pembentukan hukum syara’ terutama masa kontemporer ini yang disebut oleh Yusuf Qardhawi sebagai fiqih al-nawazil waqi’iyyah. Maslahat menjadi kajian para ulama klasik seperti ‘Izzuddin Abd al-Salam yang membahas panjang lebar tentang maslahat dan perannya dalam pembentukan hukum syara’, dan Najm al-Din al-Thufi yang mendahulukan maslahat daripada teks yang zhanni. Sayangnya, sebagian ulama kontemporer yang mengesampingkan teks dan berpegang pada maslahat saja sementara sebagaimana kata al- Qardhawi pemahaman teori mereka tentang maslahat belum benar dan hanya mengandalkan rasio. Padahal memang, hukum syara’ itu bersumber dari Tuhan tapi tujuannya untuk kemaslahatan manusia.