ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian aksesibilitas fisik untuk penyandang tunanetra di Perpustakaan Umum Kota Malang yang telah berupaya memenuhi kebutuhan literasi penyandang tunanetra dengan menyediakan Layanan Pojok Braille (Lapobra). Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melakukan komparasi terhadap prinsip desain universal dari standar Peraturan Menteri PUPR Nomor 14/PRT/M/2017, penelitian ini menemukan bahwa dari 27 elemen aksesibilitas fisik yang dikaji, hanya 8 elemen sirkulasi yang sudah sesuai dengan ketidaksesuaian terbanyak terdapat pada sarana dan prasarana. Berdasarkan analisis aksesibilitas sesuai alur sirkulasi pengunjung tunanetra, ketidaksesuaian standar juga menimbulkan empat jenis hambatan fisik, yaitu ketidaksesuaian dimensi, kesulitan sirkulasi, kesulitan informasi, serta kurangnya elemen pendukung. Penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas fisik Perpustakaan Umum Kota Malang masih menimbulkan hambatan fisik sehingga belum sepenuhnya aksesibel bagi pengunjung tunanetra. Kata kunci: aksesibilitas, penyandang disabilitas, tunanetra, perpustakaan ABSTRACT This study aims to assess the physical accessibility for visually impaired individuals at the Malang City Public Library which has made efforts to meet the literacy needs of the visually impaired by providing the Braille Corner Service (Lapobra). Using a qualitative descriptive method and comparing it against the universal design principles from the standards of the Minister of Public Works and Housing Regulation No. 14/PRT/M/2017, the study found that out of 27 physical accessibility elements assessed, only 8 circulation elements were compliant with most non-compliance found in the facilities and infrastructure. Based on an analysis of accessibility in line with the circulation flow of visually impaired visitors, non-compliance with standards also resulted in four types of physical barriers: dimension mismatches, circulation difficulties, information difficulties, and lack of supporting elements. This study indicates that the physical accessibility of the Malang City Public Library still poses physical barriers, making it not fully accessible for visually impaired visitors. Keywords: accessibility, people with disabilities, visually impaired, library