Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESAIN JAKARTA SOCIETAL DEVELOPMENT HUB DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN GEDUNG HIJAU Aulia, Andi Izzati Diena; Adhitama, Satya
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi, transformasi digital, dan dinamika pasar tenaga kerja telah mengubah cara kerja di berbagai sektor industri, meningkatkan persaingan dan menimbulkan kesulitan bagi banyak orang untuk menyesuaikan diri. Jakarta Societal Development Hub adalah Pusat Pelatihan & Pendidikan yang bertujuan menciptakan tenaga kerja terlatih dan terampil melalui konsep upscaling. Objek perancangan mengikuti kriteria Bangunan Gedung Hijau PUPR berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah metode empiris, dengan melakukan studi literatur dan observasi pada bangunan serupa dan bangunan yang sudah bersertifikasi Bangunan Gedung Hijau. Kriteria yang diterapkan meliputi pengelolaan tapak, efisiensi energi dan air, kualitas udara dalam ruang, penggunaan material ramah lingkungan, serta pengelolaan sampah dan air limbah. Desain telah mencoba memenuhi lebih dari 80% dari total nilai berdasarkan daftar simak pekerjaan, sehingga diperkirakan akan memperoleh peringkat sertifikat BGH Utama. Kemajuan teknologi, transformasi digital, dan dinamika pasar tenaga kerja telah mengubah cara kerja di berbagai sektor industri, meningkatkan persaingan dan menimbulkan kesulitan bagi banyak orang untuk menyesuaikan diri. Jakarta Societal Development Hub adalah Pusat Pelatihan & Pendidikan yang bertujuan menciptakan tenaga kerja terlatih dan terampil melalui konsep upscaling. Objek perancangan mengikuti kriteria Bangunan Gedung Hijau PUPR berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021. Metode yang digunakan adalah metode empiris, dengan melakukan studi literatur dan observasi pada bangunan serupa dan bangunan yang sudah bersertifikasi Bangunan Gedung Hijau. Kriteria yang diterapkan meliputi pengelolaan tapak, efisiensi energi dan air, kualitas udara dalam ruang, penggunaan material ramah lingkungan, serta pengelolaan sampah dan air limbah. Desain telah mencoba memenuhi lebih dari 80% dari total nilai berdasarkan daftar simak pekerjaan, sehingga diperkirakan akan memperoleh peringkat sertifikat BGH Utama.