Triandriani Mustikawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aksesibilitas Fisik Pengunjung Berkursi Roda pada Fasilitas Publik di Kota Malang Rahmaulia Maharani; Triandriani Mustikawati
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas publik merupakan fasilitas yang dapat diakses oleh semua orang tanpa terkecuali, termasuk oleh penyandang disabilitas. Namun, pada kenyataannya penyandang disabilitas masih kerap kali mengalami kesulitan dalam mengakses fasilitas-fasilitas di ruang publik, terutama penyandang tunadaksa dalam mobilitasnya. Selain itu, penyandang tunadaksa kesulitan bahkan tidak bisa mengembangkan potensi dan kemampuannya sebab adanya perlakuan ekslusi sosial dari lingkungan di sekitarnya. Kota Malang sebagai salah satu kota yang dianggap inklusif di Indonesia memiliki fasilitas berupa creative center yang bernama Malang Creative Center yang bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aksesibilitas fisik pengunjung berkursi roda pada Malang Creative Center. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatf dengan pendekatan evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas fisik pada Malang Creative Center bagi pengunjung berkursi roda belum diterapkan secara sepenuhnya, baik berdasarkan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku maupun berdasarkan alur perpindahan pengunjung berkursi roda di dalam bangunan. Kata kunci: aksesibilitas, disabilitas, pengguna kursi roda, fasilitas publik
Keberadaan Decision Point pada Simpang Temu CSW ASEAN, Jakarta Selatan Carina Hady; Triandriani Mustikawati
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Temu CSW ASEAN merupakan bangunan integrasi antar moda yang memiliki kompleksitas layout dan alur sirkulasi sehingga memunculkan tantangan wayfinding bagi penggunanya. Simpang temu ini juga memiliki alur dan jalur sirkulasi yang menciptakan sejumlah titik tempat orang mengambil suatu keputusan (decision point). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan decision point pada Simpang Temu CSW ASEAN. Serangkaian observasi mengungkap bahwa decision point pada Simpang Temu CSW ASEAN muncul secara konstan pada 2 lokasi yaitu didepan elemen sirkulasi vertikal serta ujung-ujung koridor. Penelitian ini juga mengungkap bahwa beberapa decision point yang berdekatan membentuk decision nodes. Adapun perbedaan karakteristik pada setiap decision point berkontribusi pada perilaku wayfinding yang muncul dari pengguna. Geometri ruang yang sulit terdefinisi membuat pengguna sulit menginterpretasikan arah pada signage. Orientasi signage yang tidak sehadap dengan pengguna membuat signage sulit terlihat dan terbaca. Elemen arsitektural pada area sirkulasi menimbulkan hambatan visual (occluding edge). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa desain spasial dan sistem konstruksi Simpang Temu CSW ASEAN berkontribusi besar pada keberagaman karakteristik decision point.