Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RANTAI PASOK BAHAN BAKU INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL Siti Nurkomariyah; Disma Prasaja; Fajar Ciputra Daeng Bani
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.120

Abstract

Keterbatasan kemampuan mengakses bahan baku menjadi salah satu penyebab rendahnya daya saing IKM Tekstil dan Produk Tekstil (TPT). Bahan baku yang diproduksi oleh industri tekstil skala besar sulit dijangkau secara langsung oleh IKM TPT karena adanya jumlah minimum order yang ditetapkan, sementara kapasitas produksi mereka terbatas. Demikian halnya dengan bahan baku impor yang diperoleh IKM dari penjual eceran, sebagian besar IKM belum mampu menjadi importir langsung. Berbagai permasalahan terhadap akses bahan baku dan panjangnya rantai distribusi menyebabkan harga bahan baku yang dibeli oleh IKM jauh lebih tinggi, sehingga harga jual produknya jadi menjadi lebih mahal. Analisis rantai pasok dilakukan untuk mengetahui efektivitas sistem distribusi bahan baku IKM dari produsen bahan baku sampai ke IKM sebagai pengguna. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di lapangan. Perlu dibentuk sebuah pusat bahan baku yang menjadi perantara antara IKM dengan produsen bahan baku dalam negeri dan importir, sehingga IKM TPT mendapatkan kemudahan mengakses bahan baku dengan harga yang lebih murah. Kata kunci: IKM TPT, rantai pasok, deskripif, pusat bahan bak
PENGARUH PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBAYARAN DIGITAL (QRIS) TERHADAP POLA BELANJA MASYARAKAT Fajar Ciputra Daeng Bani; Tifani Evita D; Muh. Adittya S; Arina Lutfatun L; Nasywa Fadhila; Ditto A
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juli (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembayaran, termasuk dengan hadirnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai berbasis QR Code menawarkan kemudahan, efisiensi, dan kepraktisan yang mulai banyak digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan QRIS mempengaruhi pola belanja masyarakat dalam konteks kebiasaan, preferensi, dan perilaku konsumsi. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengguna aktif QRIS serta observasi langsung pada aktivitas belanja di wilayah perkotaan. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi perubahan dalam kebiasaan berbelanja. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS mendorong perilaku belanja yang lebih impulsif, meningkatnya frekuensi transaksi, serta preferensi terhadap toko atau tempat belanja yang menyediakan pembayaran digital. Kemudahan dan kesan modern menjadi faktor utama dalam perubahan pola tersebut. dapat disimpulkan bahwa QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membentuk pola konsumsi baru yang lebih digital dan praktis.