Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Menjelang awal masa muda, akan menjumpai berbagai perubahan yang mencolok baik secara aktual maupun mental. Seorang wanita melepaskan sel telur dari salah satu indung telurnya setiap bulan; jika sel telur ini tidak dibuahi maka akan mengalami perdarahan haid. Pada saat menstruasi, masalah yang dialami oleh hampir sebagian besar wanita adalah rasa tidak nyaman atau rasa nyeri yang hebat. Sebagian besar remaja memilih pengobatan non-farmakologis karena mereka percaya obat dapat mempengaruhi kesuburan dan menyebabkan kecanduan. Aromaterapi merupakan salah satu pengobatan nonfarmakologis untuk dismenorea primer. Salah satu aromaterapi yang dapat digunakan untuk mengatasi dismenorea primer pada remaja putri adalah aromaterapi kayu manis yang didalamnya terkandung cinnamaldehyde (55-57%) dan eugenol (5-8%). Eugenol, yang dapat menghentikan sintesis prostaglandin dan mengurangi peradangan, dan sifat antispasmodik kayu manis dapat meredakan kram perut. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan diketahui pengaruh aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri. Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode one group pre test post test. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 Juni sampai 13 Juli 2023 dengan jumlah 32 responden di SMP Negeri 15 Palembang. Hasil : didapatkan nilai median dismenore sebelum dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 4.00 dan sesudah dilakukan intervensi aromaterapi kayu manis yaitu 2.00. Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian aromaterapi kayu manis terhadap dismenore pada remaja putri dengan p-value 0,000 (0,05)