Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Persepsi guru terhadap pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, 2) Persepsi siswa terhadap pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, dan 3) Hambatan dalam pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang guru dan 6 orang siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru yaitu: 1) Kepala sekolah dan koordinator sekolah penggerak, 2) Guru yang telah mendapatkan pelatihan sekolah penggerak, 3) Guru yang mengajar di kelas X dan XI, dan 4) Guru yang telah lama mengajar minimal sejak 5 tahun terakhir, dan kriteria siswa yaitu: 1) Pengurus OSIS, 2) Pengurus MPK, 3) Siswa yang aktif dan masuk sebagai peringkat 3 besar, dan 4) Ketua kelas untuk kelas X dan XI. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Persepsi guru positif dan mengapresiasi pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar yang meliputi beberapa hal di antaranya: a) Adanya perubahan pada sistem pembelajaran, b) Penggunaan skul.id dan TV smart school, dan c) Adanya pelatihan dan pengembangan bagi guru. 2) Persepsi siswa positif dan mengapresiasi pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar yang meliputi beberapa hal diantaranya: a) Adaptasi penggunaan skul.id dan TV smart school b) Adanya inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan c) Kebebasan memilih kelas peminatan. 3) Hambatan dalam pelaksanaan program sekolah penggerak di UPT SMA Negeri 4 Makassar, yaitu: a) Kurangnya pengalaman bagi guru baru, b) Kemampuan IT beberapa guru senior yang rendah, c) Perangkat digitalisasi yang terbatas.