Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAKSAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL BAGI MASYARAKAT MISKIN DI PUSKESMAS BROMO KECAMATAN MEDAN DENAI Desriyani, Erika; Limbong, Mira Indah Pratiwi; Ginting, Nisa Azizah Rahma; Gurning, Fitri Pramita
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i9.2027

Abstract

Pembangunan kesehatan adalah sebagai bagian dari pembangunan nasional, dalam pembangunan kesehatan tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Kenyataan yang terjadi sampai saat ini derajat kesehatan masyarakat masih rendah khususnya masyarakat miskin, hal ini dapat digambarkan bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi bagi masyarakat miskin tiga kali lebih tinggi dari masyarakat tidak miskin. Salah satu penyebabnya adalah karena mahalnya biaya kesehatan sehingga akses ke pelayanan kesehatan pada umumnya masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana cara Puskesmas Bromo Kecamatan Medan Denai dalam mengimplementasikan JKN untuk masyarakat miskin serta apa saja kendala untuk implementasi JKN bagi masyarakat miskin. Metode Penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Kota Medan pada tahun 2022. Dari wawancara kepada narasumber dan peserta KIS bahwasanya penerapan penggunaan KIS pada Puskesmas Bromo Kecamatan Medan Denai belum terimplementasi dengan baik, dikarekan kurangnya komunikasi, sarana dan prasarana yang kurang memadai serta kurangnya sumber daya di Puskesmas Bromo Kecamatan Medan Denai
Hambatan terhadap Imunisasi Anak: Studi Kualitatif di Salah Satu Posyandu Kota Medan: Why Children are Not Brought in for Immunization: A Qualitative Investigation at Posyandu in Medan Hasibuan, Rapotan; Ginting, Nisa Azizah Rahma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4161

Abstract

Latar belakang: : Strategi penekanan angka infeksi penyakit pada bayi dan balita masih mengandalkan pemberian imunisasi. Imunisasi dipandang sebagai cara efektif dan aman memproteksi individu dari penyakit berbahaya, sebelum terpapar agen penyebab penyakit. Pada tahun 2021 Kota Medan baru mencapai 85,71% capaian imunisasi dasar lengkap. Lebih lanjut, pada tahun 2022 Posyandu Kelurahan Kota Matsum II belum mencapai target renstra pada imunisasi Hepatitis B, campak rubella (MR), serta DPT-HB-HIB. Tujuan: Mendeskripsikan pengetahuan ibu, sikap ibu, jumlah anak, pekerjaan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, serta persepsi sakit dalam program imunisasi pada balita di Posyandu Kelurahan Kota Matsum II ini. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk menggali informasi lebih detail tentang pelaksanaan Program imunisasi, digunakan teknik wawancara mendalam. Wawancara mendalam ini ditujukan kepada Kepala Puskesmas, staff puskesmas, petugas kelurahan, kader posyandu serta ibu balita di Posyandu Kelurahan Kota Matsum II. Selain pengumpulan data melalui wawancara mendalam, peneliti juga melakukan observasi langsung ke lokasi penelitian dan melakukasi validasi tringulasi sumber. Hasil: Pengetahuan pada ibu balita masih minim terkait pentingnya imunisasi, sikap ibu balita mendukung penuh kegiatan imunisasi ini, jumlah anak tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan imunisasi, pekerjaan masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan imunisasi karena masih banyak ibu balita yang bekerja diluar rumah, keluarga ibu balita mendukung penuh kegiatan imunisasi ini, dukungan dari tenaga kesehatan masih kurang dikarenakan mereka jarang melakukan penyuluhan dan juga jarang mengingatkan jadwal imunisasi selanjutnya, persepsi sakit tidak menjadi hambatan. Kesimpulan: Pada penelitian ini terdapat hambatan pada pengetahuan ibu balita, pekerjaan ibu balita, serta dukungan dari tenaga kesehatan.