Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGAWASAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Rahmat Isnaini, Muhammad Miftahur
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v2i12.4004

Abstract

Penelitian ini membahas konsep dasar pengawasan dan evaluasi dalam Islam, dengan fokus pada perspektif Al-Qur'an. Dalam Islam, pengawasan dikenal sebagai "Al-Riqab" dan evaluasi sebagai "Al-Taqyim" atau "Al-Tafsir," yang mengacu pada pengawasan, penilaian, dan analisis terhadap tindakan dan kualitas. Perspektif Al-Qur'an mengajarkan nilai-nilai evaluasi dan pengawasan internal melalui muhasabah serta eksternal melalui pengawasan Allah dan para Malaikat-Nya. Studi ini juga membahas relevansi konsep pengawasan dan evaluasi dalam manajemen organisasi, dengan merinci pendapat para ahli seperti Earl P. Strong, Harold Koontz, G.R. Terry, dan Robert J. Mockler. Pengawasan dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan efisiensi organisasi dan memastikan pencapaian tujuan. Selanjutnya, penelitian ini mendalam pada pengertian Al-Häsib (Allah yang Maha Menghitung dan Maha Mencukupi) dan peran para Malaikat sebagai pengawas. QS. al-Infitar [82]: 9-12 menekankan bahwa setiap ucapan manusia direkam oleh pengawas yang mengetahui segala tindakan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengawasan dan evaluasi dalam Islam memiliki akar dalam ajaran Al-Qur'an dan memiliki implikasi signifikan dalam fungsi manajemen. Dengan memadukan prinsip-prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai Islam, dapat diharapkan organisasi dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih efektif dan bermoral.