Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR KULIAH (KIP-K) MENGGUNAKAN FISHBONE ANALYSIS Martintje Maria Hukubun; Alvy Nova Sabilla; Muhammad Noer Falaq Al Amin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab permasalahan yang mendalam dalam program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan mahasiswa untuk merasakan pendidikan tinggi. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Data dan informasi dianalisis dengan memetakan faktor masalah menggunakan diagram Fishbone Analysis menggunakan metode 4M dengan kategori Machine, Material, Method, dan Manpower dalam mengkategorikan masalah. Hasil penelitian ini menghasilkan masalah meliputi kurangnya kejelasan sumber informasi yang diberikan kepada penyelenggara kampus terhadap penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), keterlambatan informasi persyaratan berkas-berkas dari pihak kampus kepada penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), keterbatasan sumber daya dalam melakukan pengecekan kepada calon penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan birokrasi penyelenggara beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang kaku dan struktur hierarki yang bertingkat-tingkat. Penelitian ini memberikan solusi dari segi material dapat disarankan untuk penguatan infrastruktur berupaya teknologi yang mendukung sistem penginformasian mengenai informasi KIP-K, dari segi machine dapat disarankan untuk melakukan koordinasi dan sinergi dalam pengarahan informasi KIP-K, dari segi method dapat disarankan untuk melakukan revitalisasi kebijakan yang dimana kebijakan dapat lebih sederhana secara prosedur serta dari segi manpower dapat disarankan untuk penguatan SDM atau tenaga kerja dan penganggaran dana KIP-K.