Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STUDI KELAYAKAN RUMAH MAKAN BEBEK SINJAY SEBAGAI DESTINASI WISATA KULINER HALAL DI KABUPATEN BANGKALAN Fendy Julianto; Abdur Rohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.578

Abstract

Studi kelayakan merupakan faktor yang perlu diperhitungkan ketika mengambil keputusan, untuk menerima atau menolak dari suatu gagasan bisnis yang direncanakan. Untuk menentukan layak atau tidak ide bisnis dapat, dilihat dari berbagai aspek dan harus memiliki suatu standar nilai tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tetang tingkat kelayakan bisnis rumah makan bebek Sinjay sebagai destinasi wisata kuliner halal di Bangkalan. Untuk mengungkapkan persoalan tersebut, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi sesuai dengan masalah yang diteliti. Studi mengenai analisis kelayakan rumah makan bebek Sinjay sebagai destinasi wisata kuliner halal di Bangkalan penelitian ini akan menganalisis berkaitan dengan lokasi usaha, pembuangan limbah, surat izin usaha dan sumber bahan baku yang akan dipakai. Sehingga rumah makan bebek Sinjay layak atau tidak sebagai destinasi wisata kuliner halal di kabupaten Bangkalan.
ANALISIS EFEK INFLASI, SUKU BUNGA, DAN BAGI HASIL TERHADAP PERMINTAAN UANG Anggi Nufita Sari; Maftukhatul Faziani; Ratna Oktaviana Rizky; Fendy Julianto
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v2i1.94

Abstract

Kebijakan moneter membentuk permintaan uang, perubahan dalam permintaan uang memiliki dampak besar pada perekonomian karena peningkatan permintaan uang dapat menyebabkan peningkatan permintaan untuk barang dan jasa yang pada gilirannya dapat menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa. Studi digunakan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang bagaimanakah inflasi,suku bunga,dan bagi hasil mempengaruhi permintaan uang.Tinjauan literatur atau tinjauan pustaka dari Google Scholar, serta informasi dari lokasi web resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan data sekunder dalam penelitian ini adalah (bi rate) bank indonesia .Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini termasuk Microsoft excel 2016 dan program statistik SPSS versi 23 menggunakan data regresi linier berganda. Tujuan dari instrumen analisis ini dimaksudkan untuk menentukan dampak dari masing-masing variabel individu. Peningkatan atau penurunan suku bunga,inflasi,dan bagi hasil tidak mempengaruhi permintaan uang.
PERAMALAN PRODUKSI BARANG ANGKUTAN KERETA API NASIONAL PERIODE 2019-2026 MENGGUNAKAN MODEL ARIMA Muawanah; Arikatun Maimunah; Dewi Eka Mustika Sari; Fendy Julianto; Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jy1amw73

Abstract

Produksi barang angkutan kereta api merupakan salah satu indikator utama dalam mendukung sistem logistik dan transportasi nasional. Pola volume angkutan barang yang cenderung berfluktuasi menuntut adanya metode peramalan yang akurat sebagai dasar perencanaan operasional dan pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi produksi barang angkutan kereta api nasional pada periode 2019–2026 dengan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan berupa data sekunder deret waktu bulanan produksi barang angkutan kereta api nasional dari Januari 2019 hingga September 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Tahapan analisis mengikuti prosedur Box–Jenkins, yang meliputi pengujian stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller (ADF), identifikasi model berdasarkan pola Autocorrelation Function (ACF) dan Partial Autocorrelation Function (PACF), estimasi parameter, serta pengujian diagnostik residual. Hasil analisis menunjukkan bahwa data awal bersifat tidak stasioner dan menjadi stasioner setelah dilakukan proses differencing. Model ARIMA terpilih memenuhi seluruh kriteria diagnostik dan menghasilkan residual yang bersifat white noise. Hasil peramalan memperlihatkan bahwa produksi barang angkutan kereta api nasional diperkirakan mengalami tren peningkatan yang stabil hingga tahun 2026 dengan tingkat ketidakpastian yang relatif rendah. Dengan demikian, model ARIMA dapat digunakan sebagai alat peramalan yang andal dalam mendukung perencanaan dan pengembangan transportasi logistik berbasis kereta api.