Fatoni, Hasan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DI ERA DIGITAL Fatoni, Hasan
Milenial Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34556/millennial.v3i1.319

Abstract

Kemampuan membaca yang baik sangat penting untuk pembangunan keterampilan berpikir kritis. Berfikir kritis memerlukan pemahaman yang mendalam tentang bahan yang dibaca dan kemampuan untuk menganalisis informasi secara objektif. Kemampuan ini mencakup kemampuan untuk menyusun argumen yang logis dan koheren serta membedakan argumen yang kuat dari yang lemah. Berpikir kritis membantu orang melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang mereka miliki. Selain itu, berpikir kritis juga dapat membantu seseorang menghindari penipuan dan manipulasi data, yang sering terjadi di era digital. Kemampuan argumentatif-persuasif bergantung pada kemampuan seseorang untuk membaca dengan baik dan kritis, yang memungkinkan seseorang untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan membuat kesimpulan berdasarkan pemahaman yang kuat. Ini akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan persuasif pada akhirnya. Metode untuk mencapai hal ini adalah dengan membaca berbagai jenis teks. Dengan demikian, pemahaman bacaan yang baik dapat membantu pertumbuhan intelektual dan keterampilan analisis. Memiliki kemampuan untuk menganalisis secara kritis informasi yang diberikan dalam berbagai konteks, baik profesional maupun akademis, adalah alasan penting bahwa membaca harus dilakukan secara teratur. Tanpa membaca, seseorang tidak akan dapat menjadi individu yang berpikir kritis dan dapat membuat argumen yang masuk akal dan persuasif.