Ningtyas, Maria Sheila Setya
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL

POLA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI APOTEK "X" KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD SULAWESI UTARA Ningtyas, Maria Sheila Setya
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v8i2.5671

Abstract

Antibiotika merupakan pengobatan utama dalam penatalaksanaan penyakit infeksi. Pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik masih lemah, sehingga antibiotik sering digunakan secara tidak sesuai atau tidak rasional. Hal tersebut menyebabkan kejadian resistensi antimikroba semakin meningkat secara signifikan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik dengan menggunakan resep dan tanpa resep di salah satu apotek “X” yang berada di Kabupaten Kepulauan Talaud Provisinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini bersifat retrospektif deskriptif, dilakukan pada bulan Januari 2022 dengan mengambil data periode 01 Oktober sampai 31 Desember 2021.  Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase penggunaan antibiotik dengan resep dokter sebesar 66% sedangkan tanpa resep dokter sebesar 34%, hal tersebut tidak sesuai dengan regulasi yang ada dimana  penggunaan antibiotik harus berdasarkan dengan resep dokter. Persentase penggunaan tiga antibiotik terbanyak adalah Cefixime (41%), Amoxicillin (23%) dan Azitromicin (15%). Persentase antibiotik yang sering dibeli dengan menggunakan resep dokter yaitu Cefixime (55%) dan Azitromisin (21%) yang termasuk kategori watch serta antibiotik yang sering dibeli tanpa resep dokter yaitu Amoxicillin (57%) termasuk kategori access dilanjutkan dengan Cefixime (15%). Dapat disimpulkan bahwa masih terdapat penggunaan antibiotika tanpa menggunakan resep dokter, maka dari itu pentingnya edukasi dan informasi seorang apoteker sebagai upaya pencegahan terjadinya resistensi antibiotik.
EVALUASI PEMANTAUAN TERAPI OBAT PADA PASIEN CKD ON HD + ANEMIA DI RS “X” BENGKULU Ningtyas, Maria Sheila Setya
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v11i1.9407

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) merupakan masalah kesehatan global dengan insidensi, prevalensi dan angka mortalitas yang terus meningkat. Penyebabnya tidak hanya dikarenakan satu hal dan kerusakan umumnya ireversibel dan mengarah ke perburukan. Tujuan laporan ini dilakukan untuk mengetahui drug related problems (DRP’s) pada penatalaksanaan pengobatan pasien CKD (Chronic Kidney Disease) dengan hemodialisis, anemia di Rumah Sakit X Bengkulu. Selain itu, untuk memastikan penggunaan obat yang rasional, agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan sehingga tercapai efek terapi yang optimal. Metode laporan kasus ini meggunakan rancangan case study dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data  yang digunakan yaitu data sekunder dari status rekam medik pasien. Hasil yang diperoleh dari laporan kasus ini yaitu terapi pengobatan yang diterima pasien telah sesuai dengan literatur/ rasional. Meskipun terdapat DRP yakni interaksi obat, tetapi dapat diatasi dengan lebih sering dilakukan pemantauan tekanan darah pasien. Dapat disimpulkan bahwa pasien telah mencapai efek terapi yang optimal dan tidak ada efek samping yang tidak diinginkan.
ANALYSIS OF DRUG-RELATED PROBLEMS (DRPs) AND THERAPEUTIC RATIONALITY IN TWO DIFFERENT CLINICAL CASES: ABDOMINAL COLIC IN ADOLESCENTS AND VERTIGO IN ADULT PATIENTS IN HOSPITALS Astiani, Rangki; Piter, Piter; Anggraeni, Ria; Ningtyas, Maria Sheila Setya; Luthfiana, Farisa; Kezia, Valerie; Borean, Mardianti
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v11i1.9418

Abstract

ABSTRACTDrug-Related Problems (DRPs) are common issues in healthcare services and can affect the success of patient therapy. Abdominal colic is a disorder of normal intestinal flow throughout the intestinal tract caused by infection in the abdominal organs, while vertigo is a sensation that the patient is moving or spinning, or that objects around the patient are moving or spinning, usually accompanied by nausea caused by an imbalance in the three types of AKT receptors (Body Balance System) due to excessive stimulation. The purpose of this report is to review the rationality of therapy in two different clinical cases. A retrospective case study was conducted by analyzing patient medical records, DRPS analysis, physical examination, laboratory tests, pharmacological therapy, and clinical response. The first patient was given analgesic, anti-inflammatory, antibiotic, and fluid therapy for hydration. The second patient was given first-line vertigo therapy, antihypertensive drugs, and gastric protection. Therapy adjustments were made according to patient response and laboratory parameters. Clinical pharmacy monitoring ensured pain control and monitored side effects and drug interactions.