Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN LAMANYA PERAWATAN PASIEN SKIZOFRENIA PARANOID DENGAN TINGKAT STRES KELUARGA PADA FASE GELOMBANG 3 COVID - 19 DI POLI GERIATRI RSJD SUNGAI BANGKONG ok, ramlah
Scientific Journal of Nursing Research Vol 4, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/sjnr.v4i2.1303

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan jiwa kronik, yang perawatannya harus dilakukan secara komprehensif dan holistik. Keluarga merupakan pihak pertama yang berperan merawat pasien skizofrenia. Selama pandemi Covid-19, keluarga mengalami stres yang semakin meningkat. Diketahui lamanya perawatan juga berpengaruh terhadap tingkat stres keluarga selama merawat pasien skizofrenia paranoid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lamanya perawatan pasien skizofrenia paranoid dengan tingkat stres keluarga pada fase gelombang 3 Covid-19 di Poli Geriatri RSJD Sungai Bangkong. Metode penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian yaitu 51 keluarga pasien skizofrenia paranoid di Poli Geriatri RSJD Sungai Bangkong yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DASS 42, dengan uji statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil uji Kruskall-Wallis didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p-value < 0,05) yang berarti ada hubungan signifikan antara lamanya perawatan pasien skizofrenia paranoid dengan tingkat stres keluarga pada fase gelombang 3 Covid-19. Penelitian menunjukkan ada hubungan lamanya perawatan pasien skizofrenia paranoid dengan tingkat stres keluarga pada fase gelombang 3 Covid-19 di Poli Geriatri RSJD Sungai Bangkong Tahun 2022. Diharapkan dapat memberikan edukasi untuk menurunkan tingkat stres keluarga selama perawatan pasien skizofrenia paranoid di rumah