Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal dalam Menghadapi Quarter Life Crisis pada Remaja Rani Hartati Tarigan; Elfi Yanti Ritonga
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.84181

Abstract

Quarter life crisis merupakan fase yang dialami individu diusia awal dewasa yang akan memberikan dampak pada interaksi sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal dapat membantu remaja dalam menghadapi dan mengatasi quarter life crisis. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap 4 orang remaja yang termasuk karakteristik quarter life crisis serta 3 orang tua dalam upaya membantu anak melewati fase Quarter Life Crisis. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, empati,  dan mendukung dapat mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai pilihan hidup. Sehingga strategi komunikasi yang efektif merupakan alat penting bagi remaja dalam mengelola quarter life crisis. Individu perlu melakukan pengamatan, dan mendekatkan diri pada Allah melakukan self talk, self healing, dekat dengan kelurga, teman serta melakukan kegiatan-kegiatan positif. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang penting bagi masyarakat, institusi pendidikan dan juga sosial untuk memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat kepada individu yang mengalami quarter life crisis.