Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dan Tasawuf dalam Kitab Nashoihul ‘Ibad Karya Syaikh Nawawi Albantani dan Implementasinya pada Pondok Pesantren Tradisional Pakih, Hoirul
E-Jurnal Aksioma Ad Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.619 KB) | DOI: 10.55171/jad.v6i2.302

Abstract

Nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf yang terdapat di dalam Kitab Nashaihul ibad untuk diimplementasikan di Pondok Pesantren Assayfiyah terdapat beberapa nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf yaitu, nilai beriman kepada Allah SWT, nilai keutamaan mencari ilmu dan mendapat ilmu yang bermanfaat, nilai kesabaran , nilai zuhud, nilai dzikir kepada Allah SWT, nilai bersikap lemah lembut, nilai keutamaan diam, nilai larangan meremehkan, nilai tawadhu’, nilai wara’ dan nilai qana’ah. Untuk mengimplementasikan nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf di Pondok Pesantren Assayfiyah, maka santri Assayfiyah dibiasakan untuk senantiasa melakukan nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf seperti zuhud, qana’ah, wara’ dan lain – lain untuk diterapkan di kehidupannya sehari – hari. Kemudian diberikan pengajaran tentang betapa pentingnya memiliki nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf tersebut, disertai dengan adanya kepengawasan dan peraturan yang ketat di pondok pesantren Assayfiyah menerapkan kedisiplinan pada santri. Faktor – faktor yang mendukung pada proses implementasi nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf di Pondok Pesantren Assayfiyah adalah pondok pesantren Assayfiyah sarana dan prasana cukup menunjang dalam pembelajaran santri, Terciptanya lingkungan yang kodusif dalam menumbuhkan kepribadian yang Ibadurrohman pada santri, Peran orang tua dalam proses internalisasi nilai – nilai Pendidikan Akhlak dan Tasawuf dalam kitab Nashaihul ‘Ibad berjalan dengan baik dan maksimal, Kemampuan para pengajar/Ustadz dalam mengkaji kitab Nashaihul ‘ibad dan para santri mempunyai semangat untuk mengaji kitab Nashaihul ‘Ibad. Sedangkan Faktor – faktor yang Menghambat pada proses implementasi nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf di Pondok Pesantren Assayfiyah adalah, Masih ada santri yang kurang disiplin, Masih ada santri belum mengimplementasikan nilai – nilai pendidikan akhlak dan tasawuf tersebut, Pengelolaan Manajemen yang kurang optimal
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Jigsaw Pada Materi Pendidikan Agama Islam Pakih, Hoirul
E-Jurnal Aksioma Ad Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jad.v11i2.1028

Abstract

Model pembelajaran yang di telaah yaitu model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran ekspositori (ceramah). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa , hal ini diharapkan akan dapat membantu dalam dunia pembelajaran kaitannya dengan sumbangan pemikiran yang berupa hasil penelitian. Sehingga diharapkan dengan hasil penelitian ini inovasi dalam dunia pembelajaran akan lebih baik serta dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Tujuan penelitian secara umum yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui model pembelajaran kooperatif Jigsaw secara khusus adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa, Meningkatkan proses belajar yang efektif, efisien dan bermakna, Meningkatkan minat belajar siswa, Meningkatkan proses belajar yang menyenangkan dan Meningkatkan profesionalis guru. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, sementara jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Model pembelajaran tipe jigsaw ini dideskripsikan sebagai upaya menciptakan tujuan utama dan tugas bersama untuk siswa, dimana setiap siswa bekerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Jigsaw pada Materi Pendidikan Agama Islam Pakih, Hoirul
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipkis.v5i2.171

Abstract

The learning models studied are the jigsaw type cooperative learning model and the expository (lecture) learning model. This research was conducted to determine whether or not there is an influence of the learning model on students' Islamic Religious Education learning outcomes. It is hoped that this will be able to help in the world of learning in relation to the contribution of thought in the form of research results. So it is hoped that with the results of this research innovation in the world of learning will be better and can improve Islamic Religious Education learning outcomes. The general aim of the research is to improve student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects through the Jigsaw cooperative learning model specifically to: Improve student learning outcomes, Improve effective, efficient and meaningful learning processes, Increase student interest in learning, Improve the learning process fun and improve teacher professionalism. The research method used is qualitative research, while the type and research approach used in this research is Classroom Action Research. This jigsaw type learning model is described as an effort to create main goals and shared tasks for students, where each student collaborates positively and each member is responsible for studying certain problems from the material provided and conveying this material to other group members