p-Index From 2021 - 2026
1.756
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PERTAMBANGAN
Asof, M.
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS MINING RECOVERY PENAMBANGAN BATUBARA AKIBAT ADANYA PENGOTOR (IMPURITIES) PADA LAPISAN A2 DAN B DI PT BARA ALAM UTAMA Asof, M.; Triando, A.; Puspita, M.
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i1.1587

Abstract

Pengotor (impurities) merupakan salah satu penyebab gangguan di dalam kegiatan penambangan karena memiliki dampak terhadap kerusakan alat dan menurunkan kualitas produk hasil penambangan. Aktivitas penanganan pengotor juga dapat menyebabkan kehilangan batubara, sehingga perlu dilakukan analisa terhadap pengotor (impurities) utama dan mining recovery yang dihasilkan. Berdasarkan pengamatan dan penelitian yang dilakukan dengan pengukuran ketebalan aktual, diketahui terdapat 2 pengotor (impurities) utama berupa claystone dan silicified coal yang memiliki pola penyebaran secara lateral berupa lapisan kunci (keybed) maupun fragmen-fragmen melensa (lenses/spotty). Berdasarkan analisa terhadap seam A2 dan B selama aktivitas kegiatan coal getting dengan menggunakan metode cross section, maka diketahui jumlah cadangan insitu adalah sebesar 130.031,38 ton dengan total pengotor (impurities) sebesar 7.082,96 ton. Terdapat coal recovery sebesar 94,55% dari cadangan insitu dan berdasarkan ketercapaian pada Bulan April, diketahui hanya sebesar 116.760,19 ton atau persentase aktual ditambang sebesar 89,79%. Maka ada selisih kehilangan batubara sebesar 4,76% dimana sebesar 1,51% adalah batubara yang tertinggal di front (geological losses) dan 3,25 % merupakan losses yang terjadi akibat proses coal getting dan hauling batubara hingga melewati timbangan (mining losses).
ANALISIS PANJANG KOLOM AIR DECK TERHADAP FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN DI PIT 2 BANGKO BARAT PT BUKIT ASAM TBK. Asof, M.; Dino, K.; Puspita, M.
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i1.1602

Abstract

PT Bukit Asam, Tbk merupakan perusahaan pertambangan batubara, berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Salah satu lokasi tambangnya Bangko barat, pengupasan tanah penutupnya menggunakan metode pengeboran dan peledakan, hal ini mengakibatkan keseragaman fragmentasi hasil peledakan berpotensi kurang seragam. Hal ini berpotensi menurunkan optimalnya volume pengisian bucket. Air decking merupakan penyelesaian yang bisa digunakan, dimana air decking menciptakan ruang kosong dalam kolom ledak yang nantinya berfungsi untuk memperpanjang energi hasil peledakan dengan menahan energi ledakan vertikal ke dalam ruang kosong dan didistribusikan kembali secara merata ke sekitar lubang. Pendistribusian energi tersebut menghasilkan hasil fragmentasi yang lebih merata. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji aplikasi Bottom Air Deck pada Peledakan Overburden di PT Bukit Asam, Tbk, Tanjung Enim Sumatera Selatan. Peledakan air deck menggunakan geometri burden 7 m, spasi 8 m, kedalaman lubang ledak 7 m, banyak lubang 47 lubang, stemming 4,1 m, air deck 0,5 m, dan PC 2,4 m. Hasil peledakan dengan konfigurasi ini menghasilkan rata – rata 62,05% fragmentasi yang lolos pada target ayakan 120 cm yang diinginkan perusahaan. Panjang kolom air deck divariasikan menjadi 0,6 m – 1,0 m untuk mendapat hasil lebih baik, sedangkan faktor lainnya dibiarkan tetap sama dengan geometri peledakan awal. Dimana dengan perubahan panjang kolom air deck menjadi 0,9 m menhasilkan persentase hasil paling optimum pada ayakan 120 cm sebesar 96,82%.
STABILISASI LERENG TIMBUNAN DITINJAU DARI KOMPOSISI MINERAL PENYUSUN TANAH PADA LERENG TIMBUNAN TAMBANG Asof, M.; Pebrianto, R.; Ataariq, A. Z.
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i3.1728

Abstract

Area timbunan sangat berpotensi mengalami kelongsoran, penambahan massa tanah, tanah yang tidak compact, jenis tanah, dan curah hujan menjadi beberapa faktor yang meningkatkan potensi kelongsoran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan kestabilan lereng timbunan dan jenis mineral lempung penyusun tanah. Dilakukan pengujian sampel tanah timbunan pada site Muara Tiga Besar Utara, PT Bukit Asam Tbk. lalu menganalisis nilai faktor keamanan pada lereng timbunan. Hasil analisa menunjukan lereng dalam keadaan aman dengan faktor keamanan berkisar antara 1-1.2. Namun kondisi aktual menunjukkan sering terjadi kelongsoran pada lereng setiap terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi. Pengujian XRF terhadap lima sampel tanah timbunan menunjukkan bahwa unsur yang dominan terkandung ialah Si (silika) 31,625%, Fe (besi) 22,465%, dan Al (aluminium) 16,156%. Hal ini menginterpretasikan bahwa jenis mineral yang terindikasi ialah mineral lempung jenis montmorillonite dengan sifat cepat menyerap air namun memiliki permeabilitas yang relatif kecil sehingga banyak air terperangkap dalam tanah.
REKOMENDASI GEOMETRI PELEDAKAN BATUAN ANDESIT UNTUK HASIL FRAGMENTASI YANG BAIK Pebrianto, R.; Al Hadi, A.; Asof, M.; Paloma, N.
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i2.2296

Abstract

Berdasarkan geometri peledakan aktual bulan November-Desember 2023, diperoleh hasil distribusi fragmentasi aktual 30 kali peledakan menggunakan software Split desktop 2.0. Rata-rata jumlah material yang berukuran ≤80 cm sebanyak 63,38% dan menghasilkan ukuran ≥80cm (boulder) batu andesit sebesar 36,61%. Proses pembongkaran batu andesit di PT MBS dilakukan menggunakan proses drilling and blasting, dengan standar hasil peledakan yang berukuran ≤80 cm sebanyak 70% dan yang berukuran ≥80 cm sebanyak 30%. Berdasarkan hasil perhitungan dan pengamatan langsung, kegiatan peledakan ini belum memenuhi standar perusahaan dimana didapatkan fragmentasi berukuran ≤80 cm sebanyak 63,38% dan boulder ≥80 cm sebanyak 36,61%. Melalui penelitian ini ingin diketahui geometri peledakan yang diterapkan di perusahaan; mengukur distribusi fragmentasi batuan andesit aktual menggunakan metode kuz-ram dan software split desktop 2.0; membuat rancangan ulang geometri peledakan secara teoritis menurut C.J Konya (1990); dan membandingkan distribusi hasil fragmentasi aktual dan rancangan ulang. Metode penelitian ini menggunakan persamaan C.J Konya untuk menghitung redesign geometri peledakan, dan menggunakan metode Kuz-Ram dan Software Split Desktop untuk menghitung ukuran fragmentasi secara perkiraan dan aktual. Sehingga dilakukan redesign jarak burden dari 2,27 m menjadi 2 m, spacing 2,32 m menjadi 2,74 m, stemming 2,32 m menjadi 2 m, subdrilling 0,5 m menjadi 0,6 m, kedalaman lubang ledak 6,11 m menjadi 8,6 m, nilai powder factor 0,42 kg/bcm (0,17 kg/ton) menjadi 0,58 kg/bcm (0,23 kg/ton). Distribusi fragmentasi geometri redesign menggunakan software Split Desktop 2.0 didapatkan ukuran ≤80 cm sebanyak 94,31% dan menggunakan analisis kuz-ram sebanyak 22,477%.
ANALYSIS OF THE EFFECT GROUNDWATER LEVEL FLUCTUATION ON SLOPE STABILITY IN THE COAL MINING PLAN Dwi, A. N.; Asof, M.; Purbasari, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i4.2467

Abstract

Based on geotechnical drilling activities carried out in the PT Battoman Coal mining plan area, it is known that the slope material is dominated by claystone. According to Chen (1975), claystone can be expansive when exposed to water, disrupting slope stability. The presence of the Sungai Putih tributary in the mining plan area can also affect slope stability. This research aims to analyze the influence of groundwater level fluctuations on slope stability in the PT Battoman Coal mining plan area based on actual conditions as a result of the research. Ground water level observations and measurements were conducted using the Casagrande piezometer method and observation wells in the high wall area. Slope stability analysis was carried out using the software Rocscience Slide V.6 using the Morgenstern Price method and the Mohr-Coulomb failure type by simulating slopes in actual conditions, the results of the highest and lowest groundwater measurements in the period September to October 2023, namely 4,26 meters and 28,45 meters from the ground surface. The analysis was carried out in pseudo-static conditions using mining area seismicity factors based on the Indonesian Seismic Zone Map, according to the Ministry of PUPR in 2017. Overall slope area high walls in cross sections A-A' and B-B' are included in the critical to stable category with FK values between 0,901 to 1,782. Recommendation of overall slope designed by Kepmen ESDM 1827K/MEM/2018 so that it is obtained overall slope which is stable in saturated conditions with FK values between 1,176 to 1,245.
PERANCANGAN INPIT DUMP PIT 5 PERIODE Q2 TAHUN 2025 PT VICTOR DUA TIGA MEGA KABUPATEN BARITO UTARA KALIMANTAN TENGAH Pebrianto, R.; Asof, M.; Aditia, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 9 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v9i2.2949

Abstract

PT Victor Dua Tiga Mega merupakan perusahaan tambang yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dengan luas area 3.464 hektar, berlokasi di Luwe Hulu. Material penutup batubara atau yang disebut overburden harus dipindahkan ke titik pembuangan yang dikenal sebagai disposal area. Inpit dump adalah area dalam wilayah tambang yang digunakan untuk penimbunan lapisan penutup tersebut agar tidak mengganggu operasi penambangan. Perusahaan menargetkan produksi batubara dan volume overburden dalam satu siklus hidup tambang (life of mine). Oleh karena itu, perencanaan dan desain inpit dump diperlukan untuk mencapai target produksi pada kuartal kedua tahun 2025. Perangkat lunak Minescape 5.7 digunakan sebagai alat untuk merancang dan menghitung kapasitas tumpukan tambang serta peralatan pemuatan dan pengangkutan yang diperlukan. Adapun tujuan penelitian yaitu merencanakan kebutuhan kapasitas serta design dan perhitungan kapasitas inpit dump. Pada kuartal kedua 2025, target produksi adalah 2.013.711,42 bcm material penutup dan 175.114,03 ton batubara, dengan rasio pengupasan 11,52. Untuk rincian bulanan, pada Bulan April diperkirakan akan ada 669.123,41 bcm material penutup dan 58.042,29 ton batubara, Bulan Mei 690.469,14 bcm material penutup dan 61.125,12 ton batubara, dan Bulan Juni 657.231,46 bcm material penutup dan 56.846,20 ton batubara. Rencana pembuangan di dalam tambang untuk kuartal kedua tahun 2025 dirancang untuk menampung 2.101.128,36 bcm material penutup.
ANALYSIS OF SIDEWALL SLOPE STABILITY USING THE BISHOP METHOD AT PT BATU HITAM JAYA, JAMBI PROVINCE Saputra, R.; Asof, M.; Purbasari, D.
Jurnal Pertambangan Vol. 9 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v9i4.3216

Abstract

A slope failure occurred at the lowest bench of the open-pit coal mine operated by PT Batu Hitam Jaya in Jambi, Indonesia, in early February 2025. The failure, measuring 16 meters wide, 5 meters high, and sloped at 38°, critically impacted an access road to the disposal area, disrupting operations and escalating safety risks. This failure disrupted mining operations and increased safety risks, highlighting the need for slope stability analysis to evaluate the safety of the existing slope design and to prevent recurrent failures. This study aims to identify the geotechnical parameters of the sidewall material, analyze the stability of the existing slope, and propose a safer slope redesign. Slope stability analysis was conducted using Rocscience Slide software based on the Mohr–Coulomb failure criterion and the Bishop Simplified method, which was selected due to its effectiveness in evaluating slopes with circular potential failure surfaces in open-pit mining conditions. The critical failure surface was determined using the Grid Search method. Initial analysis revealed Factor of Safety (FoS) values of 0.927 and 0.942, confirming the slope's unstable condition. Following a geometry redesign, the FoS values successfully increased to 1.302 and 1.244. These enhanced values classify the slope as significantly more stable and safe, ensuring reliable support for ongoing mining operations.
ANALISIS KESTABILAN LERENG RE-MINING MELALUI INTEGRASI PARAMETER DRAINED DAN UNDRAINED SU(Z): OPD MAHAYUNG Kurniawan, T. A.; Asof, M.; Setiawan, B.
Jurnal Pertambangan Vol. 10 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v10i2.3305

Abstract

Aktivitas penggalian ulang re-mining pada material timbunan out-of-pit dump (OPD) Mahayung PT Bukit Asam Tbk dilakukan untuk mengekspos cadangan batubara ekonomis yang belum tertambang. Penggalian ini memiliki risiko geoteknik yang tinggi akibat heterogenitas material dan potensi pemotongan kaki lereng (toe cutting) timbunan yang mereduksi tahanan geser dan menurunkan nilai FK yang berpotensi memicu kelongsoran. Penelitian ini mengevaluasi kestabilan lereng re-mining pada tiga penampang sayatan (A–A’, B–B’, dan C–C’) melalui pendekatan integratif parameter kuat geser drained dan undrained. Metodologi penelitian menggabungkan investigasi lapangan berupa 14 titik Standard Penetration Test (SPT) dengan kedalaman investigasi 23-80 meter dan uji laboratorium (Triaxial UU serta Direct Shear). Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan parameter kuat geser tak terdrainase sebagai fungsi kedalaman, Su(z), yang dikalibrasi berdasarkan hubungan SPT–UU untuk merepresentasikan profil kekuatan aktual akibat proses konsolidasi timbunan. Analisis kestabilan dilakukan menggunakan metode kesetimbangan batas (Limit Equilibrium Method) pada perangkat lunak SLOPE/W menggunakan (Drained Mohr-Coulomb) dan (Undrained Su(z)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Su(z) memberikan estimasi Faktor Keamanan (FK) yang lebih konservatif, dengan deviasi penurunan FK −22,75% hingga −33,46% dibandingkan asumsi drained Mohr-Coulomb. Identifikasi bidang gelincir kritis menunjukkan bahwa stabilitas sangat sensitif terhadap pemotongan kaki lereng. Integrasi profil Su(z) berfungsi untuk mencegah estimasi kestabilan lereng yang terlalu optimis (over-estimate) sehingga menjadi parameter krusial dalam menjamin operasional re-mining yang aman.