Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Garam Desa Kusamba melalui Inovasi Pengolahan Garam Relaksasi pada SPA Trisna Wahyuni, Ni Nengah; Devi Ariasih, Ni Wayan; Wijaya Kusuma Liska, I Komang; Krisna Adi Sastrawan, I Gede Putu; Priambadi, I G.N.
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2289

Abstract

Desa Kusamba merupakan salah satu desa di kabupaten klungkung yang berjarak 7 km dari pusat kota semarapura. Letaknya yang ada di wilayah pesisir menyebabkan Kusamba memiliki potensi sebagai wilayah penghasil garam. Garam kusamba sudah sangat terkenal sejak tahun 1.500-an Masehi semasa jayanya kerajaan Klungkung. Masyarakat dalam mengolah hasil garam masih sebatas garam murni, padahal garam dapat dijadikan sebagai usaha tambahan yang memiliki nilai lebih untuk menyuplai kebutuhan wisatawan, salah satunya yaitu menjadi bath bomb salt dan aromatic salt. Tujuan kegiatan pemberdayaan masyarakat kelompok tani garam Sarining Segara Desa Kusamba adalah untuk membantu meningkatkan keterampilan dan pendapatan para petani garam Desa Kusamba melalui inovasi pengolahan garam terapi relaksasi pada SPA. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini dibagi kedalam beberapa tahapan meliputi persiapan berupa identifikasi potensi dan permasalahan yang dihadapi kelompok sasaran, sosialisasi program kepada kelompok sasaran, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 66 orang peserta yang terdiri atas kelompok sasaran utama yakni petani garam Sarining Segara dan kelompok rintisan berasal dari PKK serta karang taruna Desa Kusamba. Adapun Hasil yang diperoleh dari upaya pemberdayaan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah garam murni menjadi produk yang lebih bervariasi, tumbuhnya kelompok rintisan yang berfokus pada produksi bath bomb salt dan aromatic salt, peningkatan kualitas produk, pengembangan jejaring, peningkatan kesadaran tentang kearifan lokal dan peningkatan pendapatan yang signifikan pada kelompok sasaran.