Kristiani Asuk
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Pengobatan Pasien Hipertensi Rawat Inap Di Rsud Dr. Gondo Suwarno Ungaran Kristiani Asuk; Neli Diah Pratiwi
An-Najat Vol. 2 No. 1 (2024): FEBRUARI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v2i1.935

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan yang terjadi saat tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg. Pengunaan obat antihipertensi akan dapat memperlihatkan seberapa jauh obat dapat memperoleh efek yang diharapkan dalam praktek klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui pola pengunaan obat pada pasien hipertensi di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif observasional dengan mengumpulkan data rekam medis secara retrospektif dengan Teknik pengambilan data menggunakan total sampling yaitu 23 sampel pasien hipertensi diambil dari ruang rawat jalan di RSUD dr. Gondo Suwarno UngaranĀ  pada tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengunaan obat yang paling banyak digunakan pada pasien hipertensi adalah obat amlodipin yang merupakan golongan Calcium Chanel Blocker (CCB) dengan jumlah 8,70%. Pengunaan terapi 2 obat kombinasi yang sering diresepkan adalah golongan ARB+CCB dengan jumlah 17,39%. Dan pengunaan obat candesartan dan furosemid (ARB) + Diuretik dengan jumlah 8,70%. Pengunaan dua atau lebih obat dengan mekanisme yang saling melengkapi akan menghasilkan penurunan tekanan darah yang signifikan lebih besar, dari pada pengunaan kombinasi obat dengan satu mekanisme. Pengobatan terapi tunggal pada pasien antihipertensi yang sering diresepkan pada pasien adalah obat amlodipin yang merupakan golongan (CCB). Sedangkan terapi kombinasi dua obat yang paling banyak digunakan adalah golongan angiotensin receptor blockers (ARB), dan calcium channel blockers (CCB). Pengunaan terapi kombinasi pada pasien digunakan menurunkan tekanan darah sehingga dapat mencapai target.