Amiati, Reni
Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Kebakaran di Rt 001 Rw 007 Kelurahan Papanggo Jakarta Utara Sitinjak, Labora; Amiati, Reni; Fathin, Lina Latifah
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 1 (2023): JAKHKJ Maret 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i1.257

Abstract

Latar Belakang: Kebakaran menurut Badan Nasional Penangulanggulangan bencana, 2017 adalah proses perusakan suatu benda oleh api yang banyak terjadi di perkotaan yang penuh perumahan penduduk, kebakaran sering terjadi sering terjadi dan dapat meluas dari satu rumah yang lainnya.Kesiapsiagaan bencana mengacu pada tindakan yang diambil untuk mempersiapkan dan mengurangi dampak bencana. National fire protectuion Asociation (NFPA) Fire Analysis and Reseach menjelaskan bahwa kasus kebakaran di Amerika serikat dari tahun 2012 sampai tahun 2014 mengalami kenaikan. US Departement memperikarakan pada tahun 2012 terjadi 1.375.000, tahun 2013 terjadi penurunan sebesar 9,8% yaitu terdapat 1.240.000 kasus kebakaran, tahun 2014 peningkatan sebesar 4,7% yaitu terdapat 1.298.000 kasus kebakaran. Kerugian akibat kebakaran selama tahun 2012 sampai 2014 sekitar 32,6 milir (Karter, 2014).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran di kelurahan papanggo jakarta utara.Metodologi Penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 50 responden.Hasil: Dari h asil penelitian ini yang dilakukan selama 2 hari penelitian yaitu pada tanggal 20 dan 21 April 2021 didapatkan menurut jenis kelamin responden masyarakat perempuan 17 responden dengan presentase 57% dan laki-laki 13 responden 43.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di RT 001 RW 07 Kelurahan Papanggo Jakarta Utara adalah sangat siap.Kata Kunci: Kesiasiagaan, Bencana, Kebakaran
PENGARUH PENINGKATAN KUALITAS BOWEL PREPARATION TERHADAP HASIL VISUALISASI KOLONOSCOPY – A SISTEMATIC REVIEW Dhea Natashia, Reni Amiati, Euis Suhartini
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.374

Abstract

Latar Belakang: Kolonoskopi adalah salah satu bentuk skrining yang penting dalam menentukan diagnosa penyakit. Tidak seperti tes skrining yang lain, kolonoskopi bergantung pada persiapan kebersihan usus sebelum prosedur dilakukan. Jika persiapan usus tidak optimal, hasil patologi tidak terdeteksi secara signifikan. Banyak faktor yang dapat meningkatkan persiapan kebersihan usus. Tinjauan sistematik review ini akan melihat faktor-faktor yang dapat mengoptimalkan persiapan usus, termasuk pilihan persiapan usus, penilaian dari persiapan usus, faktor-faktor khusus yang mempengaruhi persiapan, dan diet sebelum kolonoskopi yang mempengaruhi persiapan usus.Tujuan: Tujuan Sistemtic review ini adalah untuk memperoleh intervensi yang tepat tentang cara peningkatan persiapan kebersihan usus pada pasien yang akan menjalani pemeriksaan kolonoskopi.Metodologi Penelitian: Review ini melibatkan dua data base di MEDLINE dan Cochrane Central dari tahun 2011 sampai dengan bulan November 2023. Penelitian yang kami telaah yang menggunakan metode RCT yang melaporkan keakuratan data yang menunjukan persiapan kebersihan usus yang dilakukan sebelum pelaksanaan tindakan colonoscopy yang menunjukan hasil pemeriksaan colonoscopy yang optimal. Tinjauan sistematis ini mengikuti daftar periksa pedoman PRISMA dan penilaian kualitas setiap artikel dilakukan dengan menggunakan JBI.Hasil: Sebanyak 306 artikel yang diseleksi tersisa 4 artikel yang memenuhi kriteria untuk di analisis dan di sintesis dalam systematic review ini. Hasil synthesis menunjukan efektivitas bowel preparation dalam meningkatkan visualisasi kolonoskopi.Kesimpulan: : Untuk pengaplikasian di pelayanan kesehatan pada saat persiapan kebersihan usus/bowel preparation dapat di lakukan dengan pemberian 4 Liter cairan bening, pemberian 3L PEG, pemberian PEG 2-l+asam askorbat atau dengan pemberian 300 mg simetikon dalam 200 ml air sebelum tindakan colonoscopy. Kata Kunci: Colonoscopy, Bowel Preparation, Diet, Pendidikan Kesehatan, Laxative
TINGKAT PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TENTANG KESIAPSIAGAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI RT.010/RW.005 PADEMANGAN BARAT JAKARTA UTARA Reni Amiati, Rosita Lubis,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.367

Abstract

Latar Belakang: Segala sesuatu yang diketahui berdasarkan pengalaman manusia itu sendiri dan pengetahuan akan bertambah sesuai dengan proses pengalaman yang dialaminya merupakan definisi pengetahuan (Mubarak,2012). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Pada bab ini akan diuraikan hasil dari penelitian berdasarkan data yang diambil dalam 1 hari penelitian yaitu pada tanggal 4 Mei 2022 dengan 30 responden. Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di Rt. 010 Rw. 005 Pademangan Barat Jakarta Utara. memiliki tingkat pengetahuan tinggi menurut usia s/d <35tahun 8 responden (26,7%), usia 36tahun – 55tahun 22 responden (73,3%), Tingkat pengetahuan kepala keluarga menurut pendidikan pun tinggi SD 4 responden (13,3%), SMP 10 responden (33,3%), SMA. 16 responden (53,3%), Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di Rt. 010 Rw. 005 Pademangan Barat Jakarta Utara umumnya tinggi. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar memberikan edukasi kepada kepala keluarga tentang kesiapsiagaan Penelitian ini juga menghasilkan buku panduan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi, yang diberikan kepada masing-masing responden dan ketua RT.Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Tingkat Pengetahuan.
Implementasi Teori Konsep Rosemarie Rizzo Parse Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ca Cervik Irna susanti, Reni Amiati,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 1 (2024): JAKHKJ Maret 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i1.375

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks atau yang dikenal juga dengan kanker leher rahim. Jenis kanker ini menyerang daerah leher rahim yang merupakan pintu masuk kearah rahim yang letaknya diantara rahim (uterus) dengan liang senggama perempuan (Arini, 2015). Rosemarie Rizzo Parse dilahirkan pada tanggal 28 Juli 1938 dan biasa dipanggil dengan nama Parse. konsep model Rosemarie dikenal dengan menjadi manusia “Human Becoming”. Rosemarie Rizzo Parse pertama kali mempubliskan teorinya dalam Man-Living-Health: A Theory of Nursing (1981) dan kemudian mengubahnya menjadi teori Human becoming, mengganti Human untuk manusia dan becoming untuk Kesehatan. Parse mensintesis teori Human becoming dari prinsip dan konsep dari karya Rogers. Dia juga memasukkan konsep dan prinsip pemikiran fenomenologis eksistensial seperti yang diungkap kan oleh Heidegger, Sartre, dan Merleau-Ponty. Teori Human becoming berasal dari pengalamannya dalam keperawatan dan dari sintesis prinsip-prinsip teoritis ilmu-ilmu manusia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan asuhan keperawatan pada pasien Ca Cervik dengan menggunakan pendekatan model konsep Rosemarie Rizzo ParseMetodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Case Study yaitu dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan Ca Cervik dengan menggunakan model konsep Rosemarie Rizzo Parse.Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah pasien dapat menerima kondisi yang dialami dan akan lebih semangat dalam menjalani arah kehidupan selanjutnya dan dapat menggapai mimpi mimpi pasien.Kesimpulan: : Perawat harus lebih mendalami apa yang dirasakan oleh pasien pada saat melakukan pengkajian kepada pasien sehingga dapat di peroleh data dan pasien lebih terbuka kepada perawat.Kata Kunci: Rosemarie Rizzo Parse, Ca Cervik, Case Study
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN PERTAMA FRAKTUR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TINGKAT I AKPER HUSADA KARYA JAYA Izat F. Nisa, Reni Amiati, Leo Rulino, Nancy Febriana
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 11 No 1 (2025): JAKHKJ Maret 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/.v11i1.485

Abstract

Latar Belakang: Fraktur atau patah tulang yang biasanya terjadi akibat adanya tekanan yang berlebihan dibandingkan kemampuan tulang dalam menahan tekanan. Akibatnya tulang tidak mampu menahan tekanan berlebihan menyebabkan fungsi dan struktur tulang menjadi rusak. Masih banyak yang belum mengerti tentang penanganan pertama pada fraktur sehingga dapat menyebabkan perdarahan dan terjadinya kerusakan susunan jaringan tulang lebih parah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tentang penanganan pertama fraktur. Tujuan: Menganalisis hubungan pendidikan kesehatan tentang penanganan pertama fraktur terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat 1 Akper Husada Karya Jaya Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan One-group Pretest- Posttest Research Design. Tempat penelitian dilakukan di Akper Husada Karya Jaya. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah responden 44 responden. Kriteria Inklusi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa tingkat1 yang berada di Akper Husada Karya Jaya Mahasiswa tingkat 1 dan bersedia menjadi responden. Kriteria Eksklusi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa tingkat 1 di Akper Husada Karya Jaya yang tidak bersedia menjadi responden dan berhalangan hadir saat penelitian. Hasil Penelitian ini menggunakan Uji Homogenitas untuk mengetahui jenis kelamin tidak signifikan mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang dengan nilai Sig = 0,665 (0,665 > 0,05). Penelitian ini juga menggunakan Paired Sample t-Test, dengan hasil pengujian taraf signifikan a= 0,05. Diperoleh hasil Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 ˂ 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan pendkes terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa tingkat 1 mengenai penanganan pertama kegawatdaruratan fraktur di Akper Husada Karya Jaya. Kata Kunci: Mahasiswa, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Penanganan Pertama Fraktur