Nasution, Sangkot
UIN Sumatera Utara Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPEMIMPINAN WANITA DALAM PANDANGAN ISLAM Nasution, Sangkot
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 2, No 2 (2018): IJTIMAIYAH
Publisher : IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.518 KB)

Abstract

Islam hadir ke dunia pada saat bangsa Romawi aktif mengadakan kajian ilmiah dan seminar untuk membahas tabiat dan karakter wanita : Apakah ia tergolong suatu benda ataukah manusia? Jika ia manusia, apakah ia memiliki jiwa yang sama dengan laki-laki?. Para teolog juga mengadakan pembahasan tentang apakah wanita nanti akan dibangkitkan pada kehidupan kedua. Pada umumnya semua mnyimpulkan hal yang negatif bagi wanita.Kata kunci : Kepemimpinan Wanita, Pandangan Islam
ISLAM RASIONAL Nasution, Sangkot
IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Jurnal IJTIMAIYAH, Vol.3, No.1, Jan-Juni 2019
Publisher : IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.187 KB)

Abstract

Al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam yang bersifat universal dan berlaku sepanjang zaman, diperlukan penafsiran yang terus menerus dan rasional agar ajaran yang dibawanya tetap relevan dengan perkembangan dan kemajuan zaman. Islam sebagai agama yang sangat menghargai akal, maka berpikir rasional dengan menggunakan fungsi akal secara maksimal dalam ajaran Islam, sehingga ditemui berbagai corak pemikiran di dunia Islam teramasuk corak pemikiran Islam rasional. Islam rasional adlaah salah satu corak pemikiran ke islaman yang berkembang dalam Islam dan kerap kali dikembangkan oleh kaum terpelajar Islam. Mereka memahami Al-Qur’an dan hadis lebih cenderung menggunakan pendekatan rasional, karena Al-Qur’an sendiri sangat menghargai pentingnya kedudukan akal dalam memehami ajaran yang dibawanya, termasuk penghargaan akal dalam memahami tentang Tuhan sehingga muncullah teologi yang bercorak rasional seperti teologi kaum Mu’tazilah.Kata kunci : Islam, rasional