Qotrun Nada, Nadia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH WANITA DALAM PENINGKATAN PRESTASI PESERTA DIDIK Qotrun Nada, Nadia; Syamsul Falah, Moh
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2023): Desember
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v5i1.1792

Abstract

Kepemimpinan merupakan sebuah sifat yang ada dan merujuk pada jiwa kemampuan mempin. Jika ruang lingkup kepala sekolah maka kemampuan kepala sekolah dalam memanajemen segala yang berkaitan dengan sekolah. Peneliti memiliki tujuan yang menjadi acuan dalam pembahasan penelitian ini yaitu kepemimpinan kepala sekolah wanita, peningkatan prestasi peserta didik, dan kepemimpinan kepala sekolah wanita dalam peningkatan prestasi peserta didik, serta faktor pendukung dan faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah wanita dalam peningkatan prestasi peserta didik. Dengan melihat judul secara otomatis metode yang sangat cocok adalah kualitatif dengan pemanfaatan studi kasus sebagai jenisnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertama Kepemimpinan kepala sekolah wanita di MAPM (Madrasah Aliyah Perguruan Mu’allimat) Cukir Diwek Jombang terlaksana dengan baik sesuai dengan konsep dari kepemimpinan. Kedua peningkatan prestasi peserta didik di MAPM Cukir Diwek Jombang sangat mewadahi kebutuhan peserta didik sesuai bakat dan minat yang mereka miliki. Ketiga kepemimpinan kepala sekolah wanita dalam peningkatan prestasi peserta didik di MAPM Cukir Diwek Jombang yang mana peran kepala sekolah sangat penting dimana prestasi peserta didik bisa meningkat karena adanya dukungan penuh dari pihak madrasah. Keempat didalamnya ada faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah wanita diantaranya adanya dukungan penuh dari para guru yang lain yang selalu mensupport dan mendukung konsep dari madrasah. Faktor penghambat kepemimpinan kepala sekolah wanita adalah ada beberapa guru yang masih belum melaksanakan tugas dengan baik dengan alasan adanya kepentingan pribadi yang masih belum bisa untuk ditinggal.