p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abnauna
syamsudin, afrianti fauziah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL HABIT FORMING (PEMBIASAAN) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN SHALAT DHUHA BERJAMA’AH (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS IV MI AL ANWAR CANGKRINGRANDU) syamsudin, afrianti fauziah
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengimplementasikan kegiatan keagamaan dapat bertujuan untuk menjaga karakter religius yang sudah tertanam dalam diri siswa dengan menggunakan model pembiasaan. Pembiasaan merupakan model yang spontan dan terprogram. Sehingga, dengan adanya pembiasaan kegiatan keagamaan dapat melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah yang diharapkan agar pendidikan dapat lebih maksimal lagi dalam membentuk maupun mempertahankan karakter religius siswa. Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di MI Al Anwar dengan subjek guru Waka kesiswaan dan siswa kelas IV dalam mengambil data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa(1) implementasi pembiasaan melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah dilaksanakan di pagi hari sekitar jam 06.30 – 06.45 dengan membaca pancasila sebelum melaksanakan shalat Dhuha dan diakhiri dengan do’a setelah Shalat Dhuha berjama’ah serta dilanjutkan dengan pembiasaan lainnya saat sudah memasuki kelas,(2) masih ada beberapa siswa saat melaksanakan shalat dhuha datang terlambat dan bermain sendiri dan tidak khusyu’ saat melaksanakan shalat tersebut. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya kerjasama yang baik antara guru dan orang tua siswa sehingga implementasi pembiasaan dapat mempengaruhi karakter religius siswa dengan baik,(3) solusi yang diberikan oleh MI Al Anwar adalah memberikan nasehat dan menyuruh mengulangi lagi untuk shalat dari awal atau shalat sendirian.
IMPLEMENTASI MODEL HABIT FORMING (PEMBIASAAN) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN SHALAT DHUHA BERJAMA’AH (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS IV MI AL ANWAR CANGKRINGRANDU) syamsudin, afrianti fauziah
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengimplementasikan kegiatan keagamaan dapat bertujuan untuk menjaga karakter religius yang sudah tertanam dalam diri siswa dengan menggunakan model pembiasaan. Pembiasaan merupakan model yang spontan dan terprogram. Sehingga, dengan adanya pembiasaan kegiatan keagamaan dapat melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah yang diharapkan agar pendidikan dapat lebih maksimal lagi dalam membentuk maupun mempertahankan karakter religius siswa. Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di MI Al Anwar dengan subjek guru Waka kesiswaan dan siswa kelas IV dalam mengambil data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa(1) implementasi pembiasaan melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah dilaksanakan di pagi hari sekitar jam 06.30 – 06.45 dengan membaca pancasila sebelum melaksanakan shalat Dhuha dan diakhiri dengan do’a setelah Shalat Dhuha berjama’ah serta dilanjutkan dengan pembiasaan lainnya saat sudah memasuki kelas,(2) masih ada beberapa siswa saat melaksanakan shalat dhuha datang terlambat dan bermain sendiri dan tidak khusyu’ saat melaksanakan shalat tersebut. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya kerjasama yang baik antara guru dan orang tua siswa sehingga implementasi pembiasaan dapat mempengaruhi karakter religius siswa dengan baik,(3) solusi yang diberikan oleh MI Al Anwar adalah memberikan nasehat dan menyuruh mengulangi lagi untuk shalat dari awal atau shalat sendirian.