Keterbatasan akses terhadap keterampilan kewirausahaan dan literasi digital menjadi tantangan bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan dan persiapan reintegrasi ke masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba dalam bidang pemasaran digital serta eksplorasi peluang bisnis tanpa modal. Metode yang digunakan adalah pembelajaran orang dewasa (adult learning) melalui presentasi, diskusi interaktif, dan studi kasus. Materi pengabdian meliputi pengembangan ide bisnis yang realistis, pemanfaatan Business Model Canvas, pengenalan konsep pemasaran digital, serta alternatif usaha tanpa modal seperti content creator dan program affiliate. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi ide bisnis sesuai minat dan potensi diri, memahami alur dasar perancangan model bisnis sederhana, serta memiliki peningkatan kesiapan dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana berwirausaha. Bidang usaha kuliner menjadi pilihan yang paling diminati, disertai dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kreativitas dan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini disimpulkan mampu berkontribusi sebagai model pemberdayaan warga binaan berbasis literasi digital dan usaha tanpa modal yang mendukung kemandirian ekonomi dan proses reintegrasi sosial pasca pembinaan.