Terowongan angin adalah alat uji yang bebentuk seperti sebuah sirkuit dengan memiliki motor penggerak dibagian belakang yang bertugas untuk menggerakan udara untuk masuk kedalam sistem, udara digerakan masuk melalui intake melewati screen dan honeycomb setelah itu masuk kedalam ruang uji yang diisi dengan benda uji berbagai bentuk. Variasi bentuk benda uji mengakibatkan terjadinya variasi pola aliran angin. Penelitian ini membahas tentang pengaruh variasi benda uji kubus, bola, silindris, pyramid dan mobil sedan terhadap pola aliran angin di ruang uji menggunakan metode studi pustaka,analisa visual, dan pengukuran ruang uji, Dari pengujian tersebut pola aliran yang terjadi pada tiap bentuk benda sangat berpengaruh terhadap pembelahan udara yang melewati benda uji tersebut. Mengetahui jenis pola aliran dibutuhkan persamaan gaya gerak fluida pada suatu ruangan, dengan membandingkan mekanika fluida. Proses visualisasi aliran dengan menggunakan media asap, pengaturan kecepatan laju aliran angin berkisar di antara 3,4 m/s demi mendukung proses pengujian yang terarah secara visualisasi pola aliran dan juga perbandingan mekanika fluida. Pola aliran yang berada didalam ruang uji di pengaruhi oleh bentuk benda uji, sesuai dengan teori mekanika fluida dimana, aliran angin yang berinteraksi dengan benda uji yang memiliki beberapa bentukan membuat aliran angin menjadi bergerak dan membentuk pola-pola yang beragam.