Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta. Penelitian dilatarbelakangi oleh kurangnya sistem pengukuran kinerja yang terintegrasi serta mengalami kesulitan dalam merumuskan rencana strategi yang jelas dan mengambil keputusan berbasis data. Hal ini menunjukan bahwa kurangnya pemantauan terhadap berbagai aspek kinerja secara menyeluruh pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta yang dapat menghambat upaya mereka untuk mencapai tujuan strategis dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi efektivitas apakah penerapan model balanced scorecard dalam konteks pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, serta mengembangkan aplikasi sederhana berupa excel sheet yang mendukung implementasi model tersebut. Metode yang digunakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, survei, dan analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model balanced scorecard pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta dapat membantu meningkatkan kinerja organisasi dengan memberikan panduan strategis yang jelas dan sistematis untuk pemantauan serta evaluasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman bagaimana model balanced scorecard dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks instansi pemerintah daerah, serta memberikan rekomendasi praktis untuk pengembangan dan penggunaan alat manajemen kinerja di sektor publik. Kata Kunci: Balanced Scorecard, Manajemen Kinerja, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, Aplikasi Sederhana, Sektor Publik.