Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS MEKANISME PENETAPAN HARGA JUAL DALAM PERSPEKTIF PRINSIP-PRINSIP EKONOMI SYARIAH: (STUDI KASUS PADA ZAWAYA HIJAB KLAPANUNGGAL, BOGOR) Windi Herdalina; Ahmad Muti; Muhibban, Muhibban
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v8i5.5749

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme penetapan harga jual pada Zawaya hijab Klapanunggal, Bogor dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap mekanisme penetapan harga jual pada Zawaya hijab tersebut. Untuk mengungkap persoalan tersebut secara mendalam dan menyeluruh, maka penulis menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan selama penelitian. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan atau observasi dan wawancara, dengan objek penelitian di Zawaya hijab. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis tentang mekanisme penetapan harga jual di Zawaya hijab maka dapat disimpulkan bahwa mekanisme penetapan harga di Zawaya hijab menggunakan penetapan harga berbasis keadilan, penetapan harga di Zawaya hijab sudah sesuai prinsip ekonomi Islam karena harga yang ditetapkan tidak mendzalimi pembeli yaitu zawaya hijab mengambil keuntungan pada tingkat kewajaran.
Implementasi Akad Murabahah dalam Pembiayaan UMKM Pada Koperasi Simpan Pinjam Syariah BMT ItQan Bogor Kusuma Rahman Hakim; Ahmad Muti; Muhibban
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1264

Abstract

BMT ItQan mendukung UMKM dengan menyediakan pembiayaan yang adil dan transparan sesuai prinsip syariah melalui akad murabahah, di mana koperasi membeli barang untuk UMKM dan menjualnya dengan margin keuntungan yang disepakati. Penelitian ini mengkaji implementasi akad murabahah dalam pembiayaan UMKM di Koperasi Simpan Pinjam Syariah BMT ItQan Bogor. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad murabahah memberikan manfaat signifikan bagi UMKM, namun tantangan seperti keterlambatan pembayaran dan kebutuhan pembinaan administrasi masih ada. Penelitian ini memberikan wawasan tentang efektivitas akad murabahah di koperasi syariah dan perannya dalam mendukung ekonomi syariah di tingkat lokal
Analisis Pernikahan Adat Suku Sasak dan Dampak Ekonominya dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif: Studi Kasus Desa Ketangga Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB Baiq Dana Mardiana; Ahmad Muti; Mabrurui Andatu
JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Administrative and Social Science
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jass.v6i1.2126

Abstract

This research aims to find out how marriage in Sasak customs and its economic impact in the perspective of Islamic and positive law. Perspective of Islamic and positive law. In this case, each tribe has differences in the implementation of the traditional marriage procession, due to the influence of the culture that exists in certain communities, such as the traditional marriage of Lombok. Culture that exists in certain communities, such as traditional marriages in Lombok, this is commonly known as merarik. The type of research used qualitative research with a case study research approach. As for data sources used from primary and secondary data. And for data collection techniques used interviews, observation and documentation. The results showed that: 1) the Sasak tribe's marriage research begins with with escape, selabar, bait wali, akad, perebak pucuk, begawe, metok doe, nyongkolan or rapah, and ends with bales ones naen. Where is the marriage marriage is valid according to Islamic law and state law, but in the process of abduction and process and nyongkolan is not in accordance with the procedures of marriage in Islam. Islam. 2) This traditional Sasak marriage has a significant economic impact. In terms of its economy. This traditional Sasak marriage has a positive impact and a negative impact on the economy. Negative impact on its economy. Where the positive impact can be felt by other communities in order to increase the UMKM of the surrounding community. And the impact The negative impact can be felt by the groom.
Analisis Komparasi Hukum Akad Peer to Peer Lending St. Nurafni Mutmainnaturrahmah; Mabruri Andatu; Ahmad Muti
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i2.5003

Abstract

This study analyzes the comparison of peer-to-peer (P2P) lending contract law in the perspective of positive law and Islamic law. Major problems in the industry include the risk of default, contract defects, and a lack of transparency. The research method used is literature research. The results show that positive laws provide a framework for consumer protection, but are often inadequate in protecting vulnerable parties. On the other hand, Islamic law emphasizes justice and the prohibition of usury, although the practice in the field is not yet fully appropriate. The study recommends collaboration between regulators and service providers to create a fair and law-abiding system. This is expected to contribute to the development of P2P lending policies and practices that are more sustainable and in accordance with sharia principles.