Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP GREEN CONSTITUTION TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PASCA PENAMBANGAN NIKEL DI INDONESIA Salsabilla, Mutia; Shabira, Najmah; Auriel, Natania Eliza; Dibrata, Quesqi Kendrareva Putri
Journal of Studia Legalia Vol. 5 No. 01 (2024): Journal of Studia Legalia
Publisher : FKPH Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61084/jsl.v5i01.90

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk mengkaji kondisi pertambangan di Indonesia dan signifikansi sumber daya nikel bagi perekonomian Indonesia, serta menilik implikasi dari penambangan nikel tersebut terhadap kualitas lingkungan di sekitar kawasan pertambangan. Selain itu, tulisan ini juga bertujuan untuk menemukan korelasi antara penerapan konsep Green Constitution dengan efektivitas terhadap perlindungan lingkungan hidup di Indonesia dari segi yuridis sehingga pemeliharaan lingkungan hidup tidak hanya dapat dilakukan secara represif, namun juga restoratif dan rehabilitatif. Untuk menemukan jawaban terhadap hal-hal tersebut, tulisan ini akan mengulas mengenai: bagaimana status quo mengenai kegiatan usaha nikel di Indonesia? Kemudian, bagaimana konsep restorasi terhadap dampak lingkungan oleh pertambangan nikel di Indonesia? Dan terakhir, bagaimana urgensi penerapan konsep Green Constitution dan penguatan supremasi hukum terhadap pengelolaan lingkungan pasca tambang nikel di Indonesia? Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka ditemukan kesimpulan bahwa aktivitas penambangan nikel tidak luput dari potensi kerusakan lingkungan pasca tambang sehingga diperlukan adanya upaya pemulihan terhadap kerusakan lingkungan tersebut. Lebih lanjut, penerapan konsep restorasi lingkungan dapat didorong melalui terobosan hukum dan penguatan supremasi hukum untuk memastikan tetap berjalannya pengelolaan lingkungan pasca tambang. Hal tersebut dapat ditunjang melalui penegakan hukum administratif dan pidana sebagai upaya represif dalam menanggulangi kerusakan lingkungan pasca tambang. Kata Kunci: pertambangan nikel, green constitution, supremasi hukum, restorasi lingkungan.
Analysis of the Impact of Indonesia's Membership in BRICS: Opportunities and Challenges in the Global Era Salsabilla, Mutia; Nugroho, Bambang Wahyu
Journal of Social Research Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i10.2842

Abstract

BRICS, comprising Brazil, Russia, India, China, and South Africa, represents over 40% of the world’s population, 25% of global GDP, and 17% of international trade. As a leading ASEAN economy, Indonesia’s membership offers opportunities for greater market access, foreign direct investment (FDI), and cooperation in technology and infrastructure. This research analyzes the impact of Indonesia’s BRICS membership on foreign policy and national growth using a qualitative, case study approach with data from literature reviews and online sources. Findings show that Indonesia’s formal membership, commencing on January 6, 2025, is a strategic effort to strengthen its global economic and political influence and counterbalance Western hegemony. Key benefits include expanded market access (non-oil and gas exports to BRICS reached $84.37 billion in 2024), investment diversification, technology collaboration, and alternative financing through the New Development Bank (NDB). Participation also enhances Indonesia’s negotiating leverage in international forums and aligns with its “free and active” foreign policy. However, challenges remain in maintaining diplomatic balance, particularly in managing differing interests among BRICS members (e.g., Russia and China) and addressing perceptions of bias toward certain Western blocs. Economic disparities and integration obstacles within BRICS also constrain cooperation. In conclusion, Indonesia must strategically manage its relations with both BRICS and Western partners while navigating internal dynamics to optimize the advantages of its membership.