Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PASIR DI SUNGAI NOYO KABUATEN NIAS BARAT Halawa, Pius Putra
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.573

Abstract

Beton ialah campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambahan sehingga membentuk massa yang kuat, padat dan stabil. Agregat merupakan salah satu material pembentuk beton dengan komposisi agregat dalam campuran beton berkisar 70%-75%. Pasir merupakan salah satu jenis agregat halus yang biasa digunakan untuk membuat beton, baik pasir dari sungai, pasir dari letusan gunung berapi, pasir buatan atau pasir galian. Pasir Sungai Noyo merupakan jenis agregat halus yang berasal dari aliran Sungai Noyo, Kabupaten Nias Barat. Tujuan penelitian, yaitu: (1) Mengetahui hasil nilai kuat tekan beton yang dihasilkan dengan menggunakan agregat yang berasal dari Sungai Noyo. (2) Mengetahui proporsi bahan penyusun beton yang dibutuhkan untuk kekuatan karakteristik fc’ >20 MPa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Bahan material yang digunakan antara lain yaitu: Pasir, Kerikil, Semen, dan Air. Peneliti menggunakan sampel (bahan material) Agregat dari Sungai Noyo dan kemudian dilakukan pengujian di Laboratorium PUTR Kota Gunungsitoli. Hasil penelitian, yaitu: (1) Nilai kuat tekan beton menggunakan agregat yang berasal dari Sungai Noyo dengan material Pasir, Kerikil, Semen, dan Air dengan kontrol (material dicuci) pada Sampel Beton 1 memiliki nilai kuat tekan sebesar 312,726 Kg/cm2 (K-312 atau 25,956 MPa), selanjutnya pada Sampel Beton 2 memiliki nilai kuat tekan sebesar 314,524 Kg/cm2 (K-314 atau 26,105 MPa), pada Sampel Beton 3 memiliki nilai kuat tekan sebesar 315,871 Kg/cm2 (K-315 atau 26,217 MPa). (2) Proporsi bahan penyusun beton yang dibutuhkan untuk kekuatan karakteristik fc’ >20 MPa yaitu air dengan proporsi 0,7 liter; semen dengan proporsi 1,608 kg; agregat halus dengan proporsi 2,016 kg; dan agregat kasar dengan proporsi 3,025 kg.