Richard, Mikhael
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TONGKONAN SEBAGAI AKTUALISASI BUDAYA KUNO DALAM KERAGAMAN AGAMA MODERN DI TORAJA Richard, Mikhael
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i2.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Tongkonan, rumah adat masyarakat Toraja, sebagai manifestasi budaya kuno dalam mengaktualisasikan keragaman agama modern di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka (studi literatur) sebagai teknik pengumpulan data. Secara teoretis, penelitian ini mengkaji konsep Moderasi Beragama dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Tongkonan sebagai landasan dalam mewujudkan harmoni di tengah keragaman agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tongkonan berperan sebagai pusat keharmonisan keragaman agama melalui konsep kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan arsitektur yang harmonis dengan alam. Tongkonan juga berfungsi sebagai wadah dialog antar umat beragama, pemahaman lintas keyakinan, dan kerja sama dalam mempromosikan perdamaian, sehingga dapat mengaktualisasikan keragaman agama modern di Toraja dengan mempertahankan identitas budaya setempat.
EKSPLORASI KEWIRAUSAHAAN KRISTEN DI KALANGAN PEMUDA TORAJA MELALUI KONSEP INOVATIF Richard, Mikhael; Limbong , Sernyanti; Panggalo , Emi Nova
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i3.1907

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep inovatif kewirausahaan Kristen di kalangan pemuda Toraja. Masalah yang diangkat adalah rendahnya tingkat partisipasi pemuda Toraja dalam kegiatan kewirausahaan meskipun mereka memiliki kreativitas budaya dan etos kerja yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dengan konsep kewirausahaan inovatif guna mengatasi pola pikir konvensional yang membatasi inovasi di kalangan pemuda Toraja. Dengan memanfaatkan warisan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Toraja, penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai religius dapat mendukung kewirausahaan serta menawarkan solusi yang relevan terhadap tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh pemuda Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, dukungan keluarga, dan akses terhadap sumber daya merupakan faktor-faktor penting dalam mempromosikan kewirausahaan di kalangan pemuda Toraja. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan inklusif yang menggabungkan pendidikan, sistem dukungan, dan strategi inovatif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kewirausahaan. Integrasi nilai-nilai Kristen seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dalam praktik kewirausahaan meningkatkan integritas bisnis dan dampak sosial, sehingga menciptakan model kewirausahaan yang berkelanjutan.
TONGKONAN SEBAGAI AKTUALISASI BUDAYA KUNO DALAM KERAGAMAN AGAMA MODERN DI TORAJA Richard, Mikhael
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i2.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Tongkonan, rumah adat masyarakat Toraja, sebagai manifestasi budaya kuno dalam mengaktualisasikan keragaman agama modern di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka (studi literatur) sebagai teknik pengumpulan data. Secara teoretis, penelitian ini mengkaji konsep Moderasi Beragama dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Tongkonan sebagai landasan dalam mewujudkan harmoni di tengah keragaman agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tongkonan berperan sebagai pusat keharmonisan keragaman agama melalui konsep kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan arsitektur yang harmonis dengan alam. Tongkonan juga berfungsi sebagai wadah dialog antar umat beragama, pemahaman lintas keyakinan, dan kerja sama dalam mempromosikan perdamaian, sehingga dapat mengaktualisasikan keragaman agama modern di Toraja dengan mempertahankan identitas budaya setempat.
EKSPLORASI KEWIRAUSAHAAN KRISTEN DI KALANGAN PEMUDA TORAJA MELALUI KONSEP INOVATIF Richard, Mikhael; Limbong , Sernyanti; Panggalo , Emi Nova
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i3.1907

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep inovatif kewirausahaan Kristen di kalangan pemuda Toraja. Masalah yang diangkat adalah rendahnya tingkat partisipasi pemuda Toraja dalam kegiatan kewirausahaan meskipun mereka memiliki kreativitas budaya dan etos kerja yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dengan konsep kewirausahaan inovatif guna mengatasi pola pikir konvensional yang membatasi inovasi di kalangan pemuda Toraja. Dengan memanfaatkan warisan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Toraja, penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai religius dapat mendukung kewirausahaan serta menawarkan solusi yang relevan terhadap tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh pemuda Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, dukungan keluarga, dan akses terhadap sumber daya merupakan faktor-faktor penting dalam mempromosikan kewirausahaan di kalangan pemuda Toraja. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan inklusif yang menggabungkan pendidikan, sistem dukungan, dan strategi inovatif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kewirausahaan. Integrasi nilai-nilai Kristen seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dalam praktik kewirausahaan meningkatkan integritas bisnis dan dampak sosial, sehingga menciptakan model kewirausahaan yang berkelanjutan.