Ramadhan, Muhammad Fadin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AL-MUNASABAH Faruq, Umar Al; Pitaloka , Era Diana; Kumala , Ida; Ramadhan, Muhammad Fadin
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu munasabah menjelaskan hubungan kontekstual antar ayat atau surat dalam Al-Qur’an, yang berperan penting dalam memahami kandungan dan kebesaran kitab suci ini secara lebih dalam. Keahlian ini memungkinkan interpretasi Al-Qur’an yang lebih akurat dan mendalam, dengan mengeksplorasi hubungan antar teks baik yang bersifat sekuensial maupun tematik. Munasabah, yang merupakan bentuk ijtihad yang kompleks, memerlukan keahlian dalam berbagai disiplin ilmu oleh para mufassir, dan oleh karena itu dianggap sebagai cabang ilmu Al-Qur’an yang sangat penting dan strategis. Studi tentang munasabah tidak hanya menguatkan metodologi dalam memahami Al-Qur’an tetapi juga memperkaya pengalaman belajar kitab suci ini secara keseluruhan.
AL-MUNASABAH Faruq, Umar Al; Pitaloka , Era Diana; Kumala , Ida; Ramadhan, Muhammad Fadin
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu munasabah menjelaskan hubungan kontekstual antar ayat atau surat dalam Al-Qur’an, yang berperan penting dalam memahami kandungan dan kebesaran kitab suci ini secara lebih dalam. Keahlian ini memungkinkan interpretasi Al-Qur’an yang lebih akurat dan mendalam, dengan mengeksplorasi hubungan antar teks baik yang bersifat sekuensial maupun tematik. Munasabah, yang merupakan bentuk ijtihad yang kompleks, memerlukan keahlian dalam berbagai disiplin ilmu oleh para mufassir, dan oleh karena itu dianggap sebagai cabang ilmu Al-Qur’an yang sangat penting dan strategis. Studi tentang munasabah tidak hanya menguatkan metodologi dalam memahami Al-Qur’an tetapi juga memperkaya pengalaman belajar kitab suci ini secara keseluruhan.
Pelatihan Ecoprint Sebagai Media Edukasi Lingkungan Bagi Masyarakat RW 03 Kelurahan Samaan Tushofiyah, Sa'ida; Ningrum, Hana Widya; Rafiq, Naufal Maulana; Sholihah, Qonitatus; Masruro, Achmad X-One Putra; Firdaus, Amelia Wira Andini; Prayoga, Febrian Dwi; Sadida, Khairunnisa Qoulan; Hidayat, Muhammad Ata Safaraz; Ramadhan, Muhammad Fadin; Siswanto, Nabila Diva Wida; Haqqi, Muhammad Difa’ul; Agustin, Serli; Hanifa, Shafira; Ramadlani, Rizqi Sayla
JRCE (Journal of Research on Community Engagement) Vol 7, No 2 (2026): Journal of Research on Community Engagement
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jrce.v7i2.40947

Abstract

This community service activity was conducted to introduce ecoprint as an environmentally friendly textile dyeing technique and to increase environmental awareness among residents of RW 03 Kelurahan Samaan. The activity used a Community-Based Research approach with participatory hands-on training. The program was carried out in one day and included preparation, training implementation, and evaluation. Participants received material on the environmental impacts of synthetic dyes and learned basic principles of natural dyeing using local plant materials. They practiced arranging leaves and flowers on fabric and transferring natural pigments through a simple ecoprint process. The results showed that participants produced fabrics with diverse natural motifs and improved their understanding of eco-friendly dyeing. Evaluation indicated increased knowledge, practical skills, and environmental awareness, and highlighted the potential of ecoprint as a creative product based on local resources. These findings suggested that short-term training effectively supported community learning and sustainable textile practices in this setting.