Pradani, Gita Desi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN KELOMPOK BUDIDAYA JANGKRIK SAMPANG Pradani, Gita Desi
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jteb.v4i2.9516

Abstract

Tingginya permintaan jangkrik di banyak daerah di Indonesia merupakan peluang besar bagi para peternak jangkrik, dan merupakan bisnis yang ideal untuk semua kalangan dan cocok untuk segala usia, terutama di era saat ini. jangkrik mudah dipelihara, siklus hidup jangkrik cepat, modal relatif kecil, karena bisa menghemat lahan dan hanya membutuhkan alat sederhana juga menjadi salah satu alasannya. Selain itu, di era pemasaran digital saat ini, pemasaran produk pertanian mereka lebih mudah karena dapat memaksimalkan interaksi antara penjual dan konsumen karena akses di antara mereka menjadi semakin tidak terbatas. Pemasaran digital juga dapat meningkatkan penjualan, smembangun hubungan pelanggan, dan menjangkau konsumen sebanyak mungkin dengan cara yang relevan, personal, dan efektif. Kelompok Peternak Jangkrik Putra Mandiri merupakan satu-satunya peternak jangkrik yang ada di Desa Mendeman, Kab. Sampang. Kelompok ini berdiri sejak tahun 2020. Kelompok budidaya ini juga mengalami banyak kendala dalam usahanya terutama dalam mempresentasikan produknya (branding) dan dalam memasarkan hasil budidaya jangkrik, karena sebelumnya pemasaran hanya dapat dilakukan melalui acara jual beli tradisional, baik secara door to door. dan di pusat perbelanjaan seperti pasar lokal. Tentu saja, hal ini mempengaruhi penjualan dan pendapatan kelompok ini, meskipun pada dasarnya mereka mencoba masuk ke pemasaran digital seperti Instagram dan Facebook. 
PENERAPAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN KELOMPOK BUDIDAYA JANGKRIK SAMPANG Pradani, Gita Desi
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jteb.v4i2.9516

Abstract

Tingginya permintaan jangkrik di banyak daerah di Indonesia merupakan peluang besar bagi para peternak jangkrik, dan merupakan bisnis yang ideal untuk semua kalangan dan cocok untuk segala usia, terutama di era saat ini. jangkrik mudah dipelihara, siklus hidup jangkrik cepat, modal relatif kecil, karena bisa menghemat lahan dan hanya membutuhkan alat sederhana juga menjadi salah satu alasannya. Selain itu, di era pemasaran digital saat ini, pemasaran produk pertanian mereka lebih mudah karena dapat memaksimalkan interaksi antara penjual dan konsumen karena akses di antara mereka menjadi semakin tidak terbatas. Pemasaran digital juga dapat meningkatkan penjualan, smembangun hubungan pelanggan, dan menjangkau konsumen sebanyak mungkin dengan cara yang relevan, personal, dan efektif. Kelompok Peternak Jangkrik Putra Mandiri merupakan satu-satunya peternak jangkrik yang ada di Desa Mendeman, Kab. Sampang. Kelompok ini berdiri sejak tahun 2020. Kelompok budidaya ini juga mengalami banyak kendala dalam usahanya terutama dalam mempresentasikan produknya (branding) dan dalam memasarkan hasil budidaya jangkrik, karena sebelumnya pemasaran hanya dapat dilakukan melalui acara jual beli tradisional, baik secara door to door. dan di pusat perbelanjaan seperti pasar lokal. Tentu saja, hal ini mempengaruhi penjualan dan pendapatan kelompok ini, meskipun pada dasarnya mereka mencoba masuk ke pemasaran digital seperti Instagram dan Facebook.Â