Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN PENDIDIKAN USIA DINI DI WILAYAH DESA: STUDI KASUS DI DESA KEDONGDONG, KECAMATAN SUSUKAN, KABUPATEN CIREBON Alifatuzzahro
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 7 No 01 (2021): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v7i01.293

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat dasar dan strategi dalam pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan Anak usia Dini pun sangat penting bagi pertumbuhan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan tantangan dan strategi lembaga PAUD di Desa Kedongdong, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga PAUD mengalami kendala dalam proses belajar mengajar, sumber daya manusia, dan fasilitas. Pihak sekolah memiliki strategi untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran yaitu dengan membuat buku sendiri sebagai bahan ajar dan mengadakan program mendongeng.
JENIS – JENIS BAHASA SAPAAN DI PONDOK PESANTREN PUTRI AS-SALAFIAT 1 BABAKAN, CIWARINGIN, CIREBON Alifatuzzahro
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 8 No 01 (2022): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v8i1.305

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang terdiri dari berbagai jenis. Setiiap daerah memiliki karakteristik atau jenis bahasanya masing-masing. Oleh karena itu, penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi bentuk bahasa sapaan di Pondok Pesantren Putri As-Salafiat 1 Babakan, Ciwaringin, Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian mengemukakan bahwa ada beberapa jenis sapaan di lingkungan pesantren, diantaranya: Kyai, Nyai, Acung, Gus, Ning, Abah, Mbah, Kang, Yayu, Teteh, Sampean dan Jenengan, yang mana bentuk sapaan tersebut memiliki makna dan mengandung pembentukan karakter