JBS, I.D. Bagus
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Significant Wave Height Model Calibration in The Sea Around Banyuwangi and Bali JBS, I.D. Bagus; Damarnegara, Satria; Dastgheib, Ali; Reyns, Johan
Journal of Civil Engineering Vol 39, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20861206.v39i1.20395

Abstract

This paper describes significant wave height downscaling model in south sea around Banyuwangi and Bali. It utilizes 3rd Generation Simulating Wave Nearshore (SWAN) spectral model forced by ERA-5 Reanalysis data of wind and wave. The downscale is done using refined grid in Kuta Beach and Nusa Dua Beach. Model calibration conducted in the offshore and nearshore areas. The offshore wave results are validated using altimeter data, while the nearshore wave results are compared with site measurement in Kuta Beach and Nusa Dua Beach. A parametric study is performed to obtain model sensitivity and compared with observation, such as: wind multiplier factor, bottom friction coefficient, whitecapping, and wave breaking parameter. The model result gives good agreement with altimeter data. Indeed, the wind multiplier factor can be used as one calibration parameter in the wave model. The comparison with measured data shows good agreement in Kuta Beach, where the model can predict the nearshore wave transformation from offshore. Although, in Nusa Dua Beach the model nearshore wave transformation shows more dissipation if compared with wave measurement. Indeed, the downscaling process shows it can be used further in wave climate prediction after calibrated with measurement.
Optimasi Pola Tanam pada Daerah Irigasi Baru Wilayah Cluring Kabupaten Banyuwangi dengan Menggunakan Program Linear JBS, I.D. Bagus
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 3 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i3.16091

Abstract

Daerah Irigasi Baru mengalami permasalahan pola tanam yang berdampak pada ketersediaan pangan. Optimasi pola tanam telah dilakukan oleh peneliti terdahulu yakni pada tahun 2016 dan diperoleh pola tanam padi/palawija – padi/tebu – padi/palawija/tebu dengan intensitas tanam 300% dan keuntungan hasil pertanian yang diperoleh selama setahun adalah Rp. 224,826,400.00. Optimasi ulang perlu dilakukan untuk mendapatkan pola tanam paling optimal pada saat ini. Optimasi ulang dilakukan menggunakan data curah hujan dan klimatologi dari tahun 2012-2021 dengan metode program linear menggunakan software POM-QM 3. Berdasarkan optimasi luas lahan tanam, didapatkan intensitas tanam dalam setahun sebesar 300% dan keuntungan hasil pertanian dalam setahun sebesar Rp. 2,145,200,000,000.00 pada alternatif pola tanam 1 skenario B dengan pola tanam padi/palawija/jeruk - padi/palawija/jeruk - padi/palawija/jeruk. Berdasarkan optimasi keuntungan hasil pertanian, didapatkan intensitas tanam dalam setahun sebesar 300% dan keuntungan hasil pertanian dalam setahun sebesar Rp. 2,443,395,000,000.00 pada alternatif pola tanam 1 skenario A dengan pola tanam jeruk – jeruk - jeruk.