Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui wujud, faktor dan fenomena campur kode yang ada di pasar Singkut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa percakapan antara penjual dan pembeli yang terjadi secara alami selama komunikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain bebas libat cakap, mencatat, dan merekam. Dalam prosesnya peneliti akan melakukan penyimakan terhadap percakapan jual beli yang sdang berlangsung, selain menyimak peneliti juga melakukan pencatatan terhadap apa yang di lihat dan dirasakan oleh peneliti. Peneliti juga melakukan rekaman guna mendapatkan data yang akurat. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik deskriptif dengan pengkodean data. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi antar peneliti. Hasil dari penelitian ini adalah benar bahwa campur kode terjadi di pasar Singkut. Campur kode yang terjadi meliputi tataran kata yang ditemukan sebanyak 48 bentuk, tataran frasa sebanyak 16 bentuk, dan tataran klausa 1 bentuk. bahasa Melayu dan bahasa Jawa merupakan mayoritas bahasa yang digunakan dalam campur kode di pasar Singkut.Â