This Author published in this journals
All Journal Diglosia
Alfien, Moh. Fajrul
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI PELANGGARAN UU ITE PADA KOMENTAR WARGANET DI AKUN GIBRAN RAKABUMING RAKA : KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Alfien, Moh. Fajrul; Saddhono, Kundharu
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi pelanggaran UU ITE pada komentar warganet di akun Instagram Gibran Rakabuming Raka. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data pada penelitian ini ialah akun Instagram calon Wakil Presiden Republik Indonesia yang berkontestasi pada Pilpres 2024 yaitu Gibran Rakabuming Raka. Data pada penelitian ini berupa komentar warganet di akun Gibran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Uji validitas data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ini menunjukkan semua komentar pada akun Gibran Rakabuming Raka yang dianalisis menggunakan teori tindak tutur berpotensi melanggar UU ITE. Komentar yang ditulis warganet memiliki bentuk yang beragam, di antaranya berupa ejekan atau penghinaan, pencemaran nama baik, fitnah, dan hoax. Semua kometar tersebut berpotensi menjadikan pelakunya terjerat UU ITE No 19 Tahun 2016 Pasal 45 Ayat (3).Kata kunci: Instagram, Linguistik Forensik, UU ITEThis research aims to describe potential violations of the ITE Law in netizen comments on Gibran Rakabuming Raka's Instagram account. The method used in this research is descriptive qualitative method with sociolinguistic approach. The data source in this research is the Instagram account of the Vice President candidate of the Republic of Indonesia who is contesting the 2024 Presidential Election, namely Gibran Rakabuming Raka. The data in this study are in the form of netizen comments on Gibran's account. The sampling technique used purposive sampling technique. The data analysis technique uses a flow analysis technique. The data validity test uses theoretical triangulation. The results of this study show that all comments on Gibran Rakabuming Raka's account analyzed using speech act theory have the potential to violate the ITE Law. The comments written by netizens have various forms, including ridicule or insult, defamation, slander, and hoax. All of these comments have the potential to make the perpetrators caught in ITE Law No. 19/2016 Article 45 Paragraph (3).Keywords: Instagram, Forensic Linguistics, ITE Law