Widiyani, Ranti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pencapaian Keterampilan Membaca Teks Eksplanasi melalui Penerapan Teknik Tugas Menyalin dalam Bahan Ajar Khusus Widiyani, Ranti
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2024): Mei 2024
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v3i3.592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) keterampilan membaca teks naratif melalui teknik tugas menyalin menggunakan media konvensional; 2) keterampilan membaca teks naratif melalui teknik tugas menyalin menggunakan media khusus; 3) sama-tidaknya keterampilan membaca teks naratif antara yang menggunakan teknik tugas menyalin menggunakan media konvensional dan media khusus. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Singkep Barat. Kegiatan penelitian berlangsung di awal semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Populasi penelitian ini adalah para siswa kelas 8 yang mengikuti pembelajaran keterampilan membaca teks naratif yang menggunakan teknik yang sama tetapi media yang berbeda. Mereka berjumlah 48 siswa dari 52 siswa kelas 8. Sampel ditetapkan sejumlah 42 siswa; masingmasing 21 siswa per kelas paralel. Data hasil belajar keterampilan membaca teks naratif melalui teknik tugas menyalin dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda 4 opsi. Setiap data keterampilan membaca teks naratif dianalisis menggunakan prosedur statistik inferensial yakni uji t satu sampel. Untuk mencapai tujuan ketiga digunakan statistik inferensial parametrik yakni uji t sampel berpasangan. Hasil penelitian: 1) keterampilan membaca teks naratif melalui teknik tugas menyalin menggunakan media konvensional berkategori rendah; 2) keterampilan membaca teks naratif melalui teknik tugas menyalin menggunakan media khusus berkategori sedang; 3) keterampilan membaca teks naratif yang menggunakan teknik tugas menyalin menggunakan media khusus lebih unggul dibandingkan dengan media konvensional.