Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggabungan PJBL, Demonstrasi, Pembelajaran Berbasis Video untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Siswa Faihah, Gress; Wulandari, Renita Eka; Wahyuni, Sri; Kusumaningtyas, Dian Artha
Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/pbpsp.v3i01.478

Abstract

Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL), Demonstrasi, dan Pembelajaran Berbasis Video telah meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa. Metode ini menggabungkan demonstrasi, proyek ekosistem miniatur, dan materi pembelajaran berbasis video untuk memberikan pembelajaran yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktis, memungkinkan siswa untuk belajar secara bersamaan bagaimana bekerja sama dan berkolaborasi. Selain itu, penelitian ilmiah yang dilakukan siswa menunjukkan peningkatan kemampuan evaluasi diri dan kesadaran etika mereka. Siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang konsep melalui transformasi pembelajaran ini, tetapi mereka juga memperoleh keterampilan sosial, kreativitas, dan kesiapan untuk menghadapi tantangan dalam dunia yang terus berubah. Secara keseluruhan, metode ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang selalu berubah dan secara keseluruhan, yang berdampak positif pada pertumbuhan siswa dan mempersiapkan mereka untuk masa depan yang penuh tantangan dan dinamis.
Tinjauan Pustaka Sistematis tentang Dampak Literasi Membaca di Sekolah terhadap Keterampilan Komunikasi Faihah, Gress; Sulisworo, Dwi
Jurnal Genesis Indonesia Vol. 3 No. 03 (2024): Jurnal Genesis Indonesia
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/jgi.v3i03.597

Abstract

Rekayasa Perangkat Lunak Berbasis Bukti (Evidence-based Software Engineering/ EBSE) adalah pendekatan yang mendorong penggunaan bukti ilmiah sebagai dasar untuk pengambilan keputusan dalam pengembangan perangkat lunak. Konsep EBSE yang dikembangkan pada tahun 2004,  diperluas dalam publikasi di IEEE Software dan Metrics05. Dalam konteks EBSE, tinjauan literatur secara sistematis (Systematic Literature Review/ SLR) menjadi penting karena mengumpulkan dan mensintesis hasil penelitian terbaik. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi status terbaru EBSE sejak tahun 2004, dengan fokus pada artikel-artikel yang menggambarkan SLR. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana literatur ilmiah telah mengeksplorasi hubungan antara literasi membaca di sekolah dan kemampuan berkomunikasi siswa, dengan penekanan pada metode SLR dalam kerangka EBSE.
Adaptation and Validation of a Four-Tier Misconception Diagnostic Test on Work and Energy Using Rasch Modeling Faihah, Gress; Sukarelawan, Moh. Irma; Indratno, Toni Kus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 9, No 3 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v9i3.16781

Abstract

The WPECT instrument has been globally tested for its quality in diagnosing student misconceptions. However, this instrument cannot be directly used in the Indonesian cultural context due to language differences. Therefore, a cross-cultural adaptation process is required. This study aims to adapt and cross-culturally validate a four-tier diagnostic test on the concepts of Work, Power, and Energy using the Rasch model (1PL) based on item difficulty estimation. The research was conducted using a quantitative survey method involving 125 students from SMA Negeri 1 Jetis. The focus of the study is to adapt and validate the 4-tier Work, Power, and Energy instrument to the Indonesian context. The analysis results show that the item reliability index is 0.87 and the Cronbach's Alpha is 0.81, indicating a high level of internal consistency within the instrument. The distribution of item difficulty is spread across four categories, with the majority of items classified as difficult. Twelve out of thirteen items meet the Rasch model fit criteria, while one item can still be retained as its outfit MNSQ value remains below the acceptable threshold (< 2.0). The instrument also fulfills the assumption of unidimensionality, as all 13 items measure a single underlying construct—namely, the concept of work, power, and energy. Furthermore, no gender-based item bias was detected. Therefore, the four-tier diagnostic test on the topic of work and energy is suitable for identifying misconceptions among high school students in Indonesia, validly and equitably. The availability of this adapted instrument can help educators in Indonesia more accurately diagnose student misconceptions and design more targeted instructional interventions.