Masa usia sekolah dasar merupakan periode emas bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan, pendidikan anak untuk usia Sekolah Dasar dalam bentuk pemberian stimulasi dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak. Pada observasi yang dilakukan rata-rata penilaian kualitas guru menunjukkan nilai 5,98 atau masuk dalam kategori cukup. Oleh karenanya di sini peneliti yang sekaligus sebagai kepala sekolah hendak meningkatkan kualitas guru dalam mengajar melalui training pembelajaran anak sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan Sekolah. Penelitian ini akan dilaksanakan di SDN 1 Aruk. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, angket, dan wawancara. Berdasarkan penilaian kualitas guru pada siklus I dapat diketahui bahwa guru yang mempunyai penilaian kualitas guru yang baik ada 5 orang atau mencapai 58,3% dari total guru yang diamati adalah 9 orang. Sedangkan guru yang mempunyai penilaian kualitas guru yang sangat baik terdapat 4 guru atau 41,7% dari total guru yang diamati dalam penelitian ini adalah 9 orang. Berdasarkan penilaian kualitas guru pada siklus II dapat diketahui bahwa guru yang mempunyai penilaian kualitas guru yang baik ada 2 orang atau 16,7% dari total guru yang diamati adalah 9 orang. Sedangkan guru yang mempunyai penilaian kualitas guru yang sangat baik terdapat 7 guru atau 83,3% dari total guru yang diamati dalam penelitian ini adalah 9 orang. Selain itu dapat dketahui bahwa rata-rata penilaian kualitas guru pada siklus II menunjukkan nilai 7,22 atau masuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kualitas guru yang ada di SDN- 1 Aruk.. sudah sangat baik.